Kesaksian Saksi Mata Ungkap Detik-Detik Maut Jembatan Kayu Putih: Mobil Hitam Disebut Ambil Jalur Terlalu ke Kanan - Go Parlement | Portal Berita

Kesaksian Saksi Mata Ungkap Detik-Detik Maut Jembatan Kayu Putih: Mobil Hitam Disebut Ambil Jalur Terlalu ke Kanan

Kamis, Oktober 01, 2026

 

Foto ilustrasi (ia)


PADANG PANJANG (SUMBAR).GP — Misteri kecelakaan maut yang merenggut nyawa dua pelajar SMA Negeri 3 Padang Panjang, Rahmad Zaki dan Patan, di kawasan simpang tiga tanjakan Jembatan Kayu Putih, Sabtu (26/9/2026), perlahan mulai mendapat gambaran dari kesaksian warga yang berada di lokasi sebelum benturan terjadi.


Seorang saksi mata berinisial In mengaku melihat langsung pergerakan kendaraan sebelum kecelakaan. Kesaksian tersebut disampaikan kepada Ridho, abang kandung almarhum Rahmad Zaki, dan disaksikan wartawan media ini di kediaman keluarga korban, Rabu (30/9/2026).


Keterangan In menarik perhatian karena ia berada di jalur yang sama dengan kendaraan yang kemudian terlibat kecelakaan.


Menurut In, saat itu dirinya mengendarai sepeda motor dari arah yang sama. Di depannya terdapat sebuah mobil berwarna putih, sementara di belakang mobil tersebut terlihat kendaraan berwarna hitam.


BACA INI:

Lakalantas Maut di Jembatan Putih: Dua Pelajar SMA Negeri 3 Padang Panjang Meninggal Dunia


Kondisi geografis jalan di kawasan Jembatan Kayu Putih, terutama tanjakan dan tikungan yang cukup tajam, membuat In memilih memberikan ruang kepada kendaraan berwarna putih untuk melintas terlebih dahulu.


"Saat itu saya sedang mengendarai sepeda motor dengan arah yang sama dengan mobil. Satu berwarna putih dan satunya lagi hitam. Karena jalan tanjak di Kayu Putih memang tikungannya tajam, saya memberikan jalan untuk mobil putih," ujar In.


Namun, setelah mobil putih melewatinya, perhatian In tertuju kepada kendaraan berwarna hitam yang berada di belakangnya.


Ia mengaku melihat kendaraan tersebut mengambil posisi ke arah kanan.


"Saya lihat di belakang mobil putih ada mobil hitam. Yang membuat saya heran, mobil hitam ini mengambil jalan terlalu ke sebelah kanan," katanya.


BACA JUGA INI:

TRAGEDI JEMBATAN KAYU PUTIH: Dua Pelajar SMA 3 Padang Panjang Tewas, Camry Jadi Sorotan


Bahkan, menurut In, kondisi tersebut sempat membuatnya bergumam karena dinilai tidak lazim dengan situasi jalan saat itu.


"Saya sempat bergumam, kenapa mobil ini mengambil jalan terlalu ke kanan," tuturnya.


Beberapa saat kemudian, suara benturan keras memecah suasana.


"Tiba-tiba saya terdengar benturan keras," ujar In.


Tidak Tinggalkan TKP


Pasca-benturan, In mengaku tidak langsung meninggalkan lokasi.


BACA BERITA INI:

BREAKING NEWS: Honda Beat BA 5368 NA Tabrak Camry di Jembatan Kayu Putih, Mobil Disebut Mirip Kendaraan Dinas


Ia memilih tetap berada di tempat kejadian karena khawatir kendaraan yang terlibat kecelakaan meninggalkan lokasi.


"Saya sengaja tetap di TKP karena saya khawatir mobil ini akan lari," katanya.


Tak lama kemudian, masyarakat mulai berdatangan ke lokasi. Dalam situasi tersebut, In mengaku sempat melihat seorang perempuan datang dan meminta perempuan tersebut mengambil dokumentasi berupa foto dan video.


"Saya sempat menyuruh anak gadis itu mengambil video dan foto. Saya tidak tahu dan tidak kenal anak gadis tersebut tinggal dimana," ungkapnya.


Kondisi kedua korban yang dilihatnya di lokasi juga membuat In mengaku terguncang.


BACA JUGA BERITA INI:

Lakalantas Camry Dengan Yamaha Aero, Dua Nyawa Melayang, Heri Gusman Desak Polisi Ungkap Identitas Ruri


"Korban saya lihat banyak mengeluarkan darah. Saya jadi gemetar," ujarnya.


Menurut pengamatannya, posisi korban berada tidak jauh dari kendaraan yang terlibat kecelakaan.


Sempat Ditegur Orang dari Mobil Hitam


Ada bagian lain dari kesaksian In yang juga menjadi perhatian.


Ia mengaku sempat ditegur oleh seseorang yang berada di sekitar kendaraan berwarna hitam.


"Saya sempat ditegur oleh pemilik mobil warna hitam ini. Dia bertanya, 'Kenapa kakak berdiri di situ?'" kata In.


Namun, In mengaku tidak mencatat identitas kendaraan secara lengkap.


BACA BERITA INI:

EDITORIAL REDAKSI: Camry Dinas Wawako Kecelakaan, Ajudan Dibalik Kemudian, Siapa Berita Izin?


Ia hanya mengingat bahwa kendaraan tersebut menggunakan pelat nomor berawalan BA dengan pelat dasar hitam dan terdiri dari empat angka.


"BA-nya, pelat hitam dan empat angka. Tapi saat itu saya tidak mencatat berapa nomor platnya," ujarnya.


Keterangan tersebut tentu masih merupakan kesaksian individu yang perlu diuji dan dicocokkan dengan fakta-fakta lain yang diperoleh penyidik, termasuk hasil olah TKP, posisi kendaraan setelah benturan, keterangan pengemudi maupun saksi lainnya, serta bukti dokumentasi yang mungkin tersedia.


Baru Tahu Korban Merupakan Tetangga


Yang tidak disangka In, salah satu korban ternyata merupakan anak yang selama ini berada tidak jauh dari lingkungan tempat tinggalnya.


Setelah meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah, In melihat sejumlah pelajar SMA Negeri 3 Padang Panjang berdatangan ke rumah Ridho.


Saat itulah ia baru mengetahui bahwa korban kecelakaan tersebut adalah Rahmad Zaki, adik Ridho.


"Saya baru tahu kalau yang kecelakaan itu Zaki, adik Ridho. Saat anak-anak SMA 3 Padang Panjang berdatangan ke rumah almarhum," tuturnya.


Kabar tersebut sontak membuat suasana duka semakin dalam. Kesaksian yang sebelumnya hanya dilihat In sebagai sebuah kecelakaan di jalan, ternyata berkaitan langsung dengan keluarga yang dikenalnya sebagai tetangga.


Kesaksian Warga Jadi Potongan Penting


Kecelakaan di Jembatan Kayu Putih kini tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga Rahmad Zaki dan Patan. Peristiwa tersebut juga memunculkan sejumlah pertanyaan publik mengenai rangkaian kejadian beberapa detik sebelum benturan.


Kesaksian In memberikan satu potongan gambaran mengenai posisi kendaraan sebelum kecelakaan. Namun, kesaksian tersebut belum dapat berdiri sendiri sebagai penentu penyebab kecelakaan.


Apakah benar posisi kendaraan berwarna hitam saat itu terlalu mengambil jalur kanan? Seberapa jauh posisi kendaraan dari titik benturan? Bagaimana kecepatan masing-masing kendaraan? Dan apa yang terjadi pada beberapa detik terakhir sebelum benturan?


Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan bagian yang harus dijawab melalui penyelidikan dan pembuktian oleh aparat kepolisian.


Satu hal yang kini tidak terbantahkan adalah kecelakaan tersebut telah merenggut dua nyawa muda.


Rahmad Zaki dan Patan, dua pelajar SMA Negeri 3 Padang Panjang, meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan dengan sebuah Toyota Camry di kawasan simpang tiga tanjakan Jembatan Kayu Putih, Sabtu (26/9/2026).


Kesaksian saksi mata telah muncul. Kini publik menunggu fakta resmi dari hasil penyelidikan kepolisian untuk menjelaskan secara terang apa yang sebenarnya terjadi di tikungan maut Jembatan Kayu Putih tersebut.


#GP | Tim Redaksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS