PADANG PANJANG (SUMBAR).GP — Suasana duka masih menyelimuti keluarga almarhum Rahmad Dzaky dan Fathan Khairisy Shahfi, dua pelajar SMA Negeri 3 Padang Panjang yang meninggal dunia dalam kecelakaan maut di kawasan Jembatan Kayu Putih, Padang Panjang.
Ungkapan duka dan empati tersebut ditunjukkan langsung Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis bersama Wakil Wali Kota Alex Saputra, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, Kasat Lantas AKP Pifzen Finot beserta jajaran, dengan mendatangi kediaman keluarga almarhum, Kamis (1/10/2026).
Kedatangan rombongan pemerintah daerah dan jajaran kepolisian tersebut bukan sekadar takziah, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah serta aparat di tengah keluarga yang sedang kehilangan dua putra mereka.
BACA INI:
Lakalantas Maut di Jembatan Putih: Dua Pelajar SMA Negeri 3 Padang Panjang Meninggal Dunia
Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga kedua korban. Ia mengatakan, kepergian Dzaky dan Fathan merupakan kehilangan besar, terlebih keduanya masih berada di usia muda dan sedang menempuh pendidikan.
> "Atas nama Pemerintah Kota Padang Panjang, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Rahmad Dzaky dan Fathan. Tidak ada yang menginginkan musibah seperti ini terjadi. Semoga kedua almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan." tuturnya.
Hendri juga berharap keluarga tidak larut dalam kesedihan dan menyerahkan seluruh proses penanganan kecelakaan kepada pihak yang berwenang.
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi duka bersama bagi masyarakat Padang Panjang, khususnya keluarga besar SMA Negeri 3 Padang Panjang.
"Kami tentu sangat merasakan duka yang dialami keluarga. Dzaky dan Fathan adalah anak-anak kita, generasi muda Padang Panjang. Semoga keluarga diberi ketabahan menghadapi cobaan ini," ujarnya.
Kapolres: Penanganan Perkara Tetap Berjalan
Hal senada disampaikan Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi yang hadir bersama Kasat Lantas AKP Pifzen Finot dan jajaran Polres Padang Panjang.
BACA INI: BREAKING NEWS:
Honda Beat BA 5368 NA Tabrak Camry di Jembatan Kayu Putih, Mobil Disebut Mirip Kendaraan Dinas
Kapolres menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban sekaligus memastikan bahwa jajaran kepolisian memberikan perhatian terhadap peristiwa kecelakaan yang merenggut dua nyawa pelajar tersebut.
> "Kami dari jajaran Polres Padang Panjang turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan yang maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan." ucapnya.
Wisnu mengatakan, pihak kepolisian juga terus menangani perkara kecelakaan tersebut sesuai prosedur yang berlaku.
"Kami memahami bahwa saat ini yang paling utama adalah memberikan dukungan kepada keluarga korban. Untuk proses penanganan kecelakaan, tentunya akan kami lakukan secara profesional sesuai dengan fakta dan hasil penyelidikan di lapangan," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan mengenai penyebab kecelakaan sebelum proses penyelidikan dan pemeriksaan seluruh fakta selesai dilakukan.
BACA INI:
TRAGEDI JEMBATAN KAYU PUTIH: Dua Pelajar SMA 3 Padang Panjang Tewas, Camry Jadi Sorotan
Belasungkawa untuk Orang Tua Dzaky
Ungkapan belasungkawa tersebut secara langsung disampaikan kepada Aldrin Edwin dan Mimi Sulastri, orang tua almarhum Rahmad Dzaky.
Pertemuan berlangsung dalam suasana haru. Keluarga korban tampak masih berada dalam suasana duka mendalam setelah kehilangan putra mereka secara tragis.
Kehadiran Wali Kota, Wakil Wali Kota, jajaran OPD, Kapolres serta jajaran Satlantas diharapkan dapat memberikan sedikit kekuatan moral bagi keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.
"Terima kasih atas perhatian dan kedatangan Bapak Wali Kota, Wakil Wali Kota, Kapolres beserta jajaran. Bagi kami, perhatian dan doa ini sangat berarti di tengah kondisi keluarga yang sedang berduka," demikian ungkapan keluarga dalam suasana haru.
Duka Dua Keluarga, Duka Kota Padang Panjang
Kecelakaan maut di kawasan Jembatan Kayu Putih pada Sabtu (26/9/2026) tidak hanya meninggalkan luka bagi dua keluarga korban, tetapi juga mengguncang masyarakat Padang Panjang.
BACA BERITA INI:
Kesaksian Saksi Mata Ungkap Detik-Detik Maut Jembatan Kayu Putih: Mobil Hitam Disebut Ambil Jalur Terlalu ke Kanan
Rahmad Dzaky dan Fathan Khairisy Shahfi merupakan dua pelajar SMA Negeri 3 Padang Panjang yang meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan dengan sebuah Toyota Camry.
Kehadiran pemerintah daerah dan jajaran kepolisian ke rumah duka menjadi pesan bahwa tragedi tersebut mendapat perhatian serius.
Di tengah suasana kehilangan, keluarga kini berharap proses penanganan peristiwa tersebut dapat berjalan secara terang, profesional dan sesuai ketentuan hukum.
Sementara bagi masyarakat, kecelakaan tersebut kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian bersama, terutama di sejumlah ruas jalan yang memiliki karakteristik tanjakan dan tikungan tajam seperti kawasan Jembatan Kayu Putih.
#GP | Ce






Tidak ada komentar:
Posting Komentar