Gubernur Mahyeldi Puji Kemegahan Pembukaan MTQ ke-42 Sijunjung, Koto VII Sukses Jadi Tuan Rumah - Go Parlement | Portal Berita

Gubernur Mahyeldi Puji Kemegahan Pembukaan MTQ ke-42 Sijunjung, Koto VII Sukses Jadi Tuan Rumah

Minggu, Oktober 18, 2026

 


Sijunjung (SUMBAR).GP — Kecamatan Koto VII berhasil menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung dengan meriah dan lancar. Kesuksesan tersebut mendapat pujian langsung dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, SP, saat menghadiri pembukaan MTQ di Lapangan Tunas Karya, Pasar Tanjung Ampalu, Nagari Limo Koto, Kamis (15/10/2026).


Di hadapan para undangan dan masyarakat yang memadati lokasi acara, Gubernur Mahyeldi mengaku terkesan dengan kemeriahan pembukaan MTQ tersebut. Bahkan, suasana acara dinilainya tidak kalah dengan pembukaan MTQ tingkat provinsi.


"Rasanya kita sedang berada dalam pembukaan acara MTQ Nasional tingkat Provinsi Sumbar saja saat ini," ujar Buya Mahyeldi mengawali sambutannya.


Pujian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Koto VII yang telah mempersiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan MTQ, mulai dari lokasi perlombaan, pemondokan kafilah, hingga dukungan masyarakat di berbagai nagari.


Kekompakan Jadi Kunci Keberhasilan


Kesuksesan Koto VII sebagai tuan rumah tidak terlepas dari kerja sama dan kolaborasi berbagai unsur yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.


Tiga figur yang berperan dalam koordinasi penyelenggaraan MTQ di tingkat kecamatan adalah Camat Koto VII Erick Sedanov, S.IP, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Koto VII Taufik, SH., MH, serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Koto VII Damrah Shaleh, MA.


Ketiganya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), ninik mamak, bundo kanduang, pemerintah nagari, serta jajaran lembaga pendidikan bahu-membahu menyukseskan perhelatan keagamaan tersebut.


Dukungan juga datang dari sekolah-sekolah, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA di wilayah Koto VII.


Keterlibatan berbagai unsur itu menunjukkan bahwa penyelenggaraan MTQ bukan semata-mata tanggung jawab panitia, melainkan hasil gotong royong masyarakat dalam menyemarakkan syiar Islam sekaligus mempererat hubungan sosial antarelemen masyarakat.


Tiga Hari Berjalan Lancar


Saat dimintai keterangan oleh media ini, Camat Erick Sedanov, Ketua LPTQ Taufik, dan Kepala KUA Koto VII Damrah Shaleh menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (15–17 Oktober 2026).


"Alhamdulillah, amanah sebagai tuan rumah bisa kita jalani dengan baik. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat," ungkap mereka.


Mereka mengakui bahwa dalam penyelenggaraan kegiatan berskala kabupaten tentu masih terdapat sejumlah hal yang perlu disempurnakan. Namun, secara umum seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.


Bagi jajaran penyelenggara, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan, komunikasi, dan partisipasi masyarakat merupakan modal penting dalam menyukseskan kegiatan besar di tingkat daerah.


Prestasi Kafilah Tetap di Posisi Ketiga


Di balik keberhasilan sebagai tuan rumah, Koto VII juga mencatatkan hasil yang patut disyukuri dalam persaingan antarkafilah.


Kepala KUA Koto VII, Damrah Shaleh, MA, menjelaskan bahwa kafilah Kecamatan Koto VII tetap bertahan di peringkat ketiga dari delapan kecamatan yang mengikuti MTQ ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung. Posisi tersebut sama dengan hasil yang diraih pada MTQ sebelumnya di Kecamatan Kamang Baru.


"Alhamdulillah, peringkat kita tidak turun dan masih tetap di posisi ketiga dari delapan kecamatan, sama seperti pelaksanaan MTQ di Kamang Baru," ungkap Damrah.


Menurutnya, setiap kecamatan memiliki basis kekuatan dan potensi kafilah masing-masing. Karena itu, persaingan dalam MTQ kali ini berlangsung dengan kompetitif dan menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur'an di Kabupaten Sijunjung.


Damrah juga mengungkapkan kebanggaannya karena sejumlah peserta yang meraih prestasi saat mewakili kecamatan lain merupakan putra-putri Koto VII.


"Namun demikian, kita syukuri juga karena semua kecamatan punya basis kekuatan kafilah yang bagus. Kita tetap bangga, karena yang berprestasi di kecamatan lain itu, sebagian juga putra-putri kita Koto VII ini," paparnya.


Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan pembinaan Al-Qur'an tidak hanya diukur dari peringkat kecamatan, tetapi juga dari lahirnya generasi muda yang mampu berprestasi dan membawa nama baik daerah.


Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembinaan Al-Qur'an


Kesuksesan penyelenggaraan MTQ ke-42 di Koto VII diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan tilawah dan cabang-cabang musabaqah lainnya, mulai dari tingkat nagari, kecamatan, hingga kabupaten.


Kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan MTQ juga menjadi modal sosial penting untuk melanjutkan kegiatan keagamaan dan pendidikan Al-Qur'an secara berkesinambungan.


Bagi masyarakat Koto VII, keberhasilan menjadi tuan rumah bukan hanya tentang kemeriahan pembukaan atau kelancaran perlombaan. Lebih dari itu, MTQ menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta memperlihatkan bahwa kerja bersama mampu menghadirkan penyelenggaraan kegiatan yang membanggakan.


Dengan dukungan pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat Kecamatan Koto VII telah menuntaskan amanah sebagai tuan rumah MTQ ke-42 tingkat Kabupaten Sijunjung. Apresiasi Gubernur Sumatera Barat dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan menjadi catatan penting bagi Kecamatan Koto VII untuk terus memperkuat peran dalam pengembangan syiar Islam di Kabupaten Sijunjung.


#GP | Herman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS