Oleh Ajral Muhsinin, S.Pd.I., M.Pd.
Sijunjung (SUMBAR).GP- Menjelang waktu berbuka puasa, sering kali kita mengisi waktu dengan merenung dan memperbaiki diri. Salah satu ajaran penting dalam Islam yang sangat ditekankan oleh Nabi Muhammad SAW adalah adab bertetangga.
Islam memandang hubungan bertetangga sebagai bagian dari akhlak mulia yang harus dijaga.
Rasulullah SAW bahkan menegaskan pentingnya menghormati tetangga. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Malaikat Jibril terus-menerus menasihati Nabi tentang tetangga hingga beliau mengira tetangga akan mendapat hak waris.
Berikut beberapa adab bertetangga menurut sunnah Rasulullah yang dapat kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Memuliakan Tetangga
Memuliakan tetangga merupakan tanda kesempurnaan iman. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya.” Memuliakan tetangga bisa dilakukan dengan bersikap ramah, menyapa dengan baik, serta menghormati hak-haknya.
2. Tidak Menyakiti Tetangga
Seorang muslim hendaknya menjaga perkataan dan perbuatannya agar tidak menimbulkan gangguan bagi tetangga. Menyakiti tetangga, baik secara lisan maupun perbuatan, termasuk perbuatan yang sangat dibenci dalam Islam. Rasulullah SAW bahkan mengingatkan bahwa seseorang belum sempurna imannya jika tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya.
3. Saling Berbagi dan Dermawan
Islam juga mengajarkan untuk saling berbagi dengan tetangga. Berbagi makanan, membantu ketika mereka membutuhkan, atau sekadar memberikan hidangan sederhana dapat mempererat hubungan. Terlebih di bulan Ramadhan, berbagi takjil atau makanan berbuka dengan tetangga merupakan amalan yang sangat dianjurkan.
4. Menjenguk Jika Sakit dan Ta’ziah
Jika tetangga sedang sakit, kita dianjurkan untuk menjenguknya sebagai bentuk kepedulian dan doa. Begitu pula ketika ada tetangga yang mengalami musibah atau kematian anggota keluarga, kita dianjurkan untuk datang bertakziah dan memberikan dukungan moral.
5. Menutup Aib Tetangga
Setiap manusia memiliki kekurangan. Islam mengajarkan agar kita tidak membuka aib tetangga kepada orang lain. Menutup aib dan menjaga kehormatan sesama adalah bagian dari akhlak mulia yang sangat dicintai Allah SWT.
Menjalin hubungan baik dengan tetangga akan menciptakan lingkungan yang penuh kedamaian dan kebersamaan. Dengan menerapkan adab bertetangga menurut sunnah Rasulullah, kehidupan bermasyarakat akan terasa lebih harmonis dan penuh keberkahan.
Semoga menjelang beduk Magrib ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperbaiki akhlak dan memperkuat ukhuwah dengan tetangga di sekitar kita. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperindah akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
#GP | Sijunjung | 09 Maret 2026.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar