Pemko Padang Evaluasi Layanan Trans Padang, Awak Bus Terancam Sanksi Jika Langgar SOP - Go Parlement | Portal Berita

Pemko Padang Evaluasi Layanan Trans Padang, Awak Bus Terancam Sanksi Jika Langgar SOP

Jumat, November 06, 2026


PADANG (SUMBAR).GP — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Perumda Padang Sejahtera Mandiri (PSM) mengambil langkah evaluasi menyusul keluhan masyarakat terhadap pelayanan awak bus Trans Padang Koridor 1 (K1). Evaluasi tersebut dilakukan sebagai bentuk respons atas kritik publik sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi umum di Kota Padang, Kamis (5/11/2026).


Sebelumnya, pada Rabu (4/11/2026), pihak Perumda PSM telah memanggil pengemudi dan pramugara bus yang bersangkutan untuk dimintai keterangan terkait persoalan tersebut.


Dalam pemeriksaan internal itu, awak bus menyampaikan permohonan maaf secara pribadi, menyatakan kesediaan menerima sanksi, serta berkomitmen memperbaiki sikap dan meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan tugas.


Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Sani, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Perumda PSM agar memberikan tindakan terhadap personel yang terbukti melanggar standar operasional prosedur (SOP).


Sanksi yang disiapkan mulai dari teguran hingga Surat Peringatan (SP), sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan.


"Kita menginstruksikan kepada pengelola Trans Padang, yaitu Perumda PSM, untuk mengadakan pengarahan kepada seluruh pengusaha maupun pengemudi terkait hospitality, keramahtamahan, dan peningkatan pelayanan Trans Padang ini. Pramugara harus ramah melayani penumpang karena Trans Padang dibuat untuk kenyamanan, keamanan, dan keandalan bagi pengguna," ujar Yudi.


Sementara itu, Dewan Pengawas Perumda PSM, Indra Noveri, membenarkan bahwa pihak perusahaan telah memanggil awak bus yang bersangkutan untuk dimintai penjelasan.


Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari penanganan internal sekaligus evaluasi perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.


"Sopir bersama pramugaranya sudah dipanggil, digali, dan dimintai keterangan. Perumda PSM tentu berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan, memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna Trans Padang," ungkapnya.


Di sisi lain, Kepala Divisi Trans Padang, Aulil Amri, menyampaikan apresiasi terhadap kritik dan masukan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial.


Ia menilai kritik publik merupakan masukan penting bagi pengelola untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan standar pelayanan transportasi umum.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada selebgram yang telah mencoba memberikan kritik dan saran terhadap pelayanan Trans Padang kepada masyarakat. Kami juga meminta maaf kepada masyarakat yang mungkin merasa kecewa atas beberapa hal yang telah terjadi," tuturnya.


Sebagai tindak lanjut, Perumda PSM bersama Dishub Kota Padang akan mengumpulkan seluruh awak bus Trans Padang dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut akan dimanfaatkan untuk memberikan pembekalan serta penegasan kembali mengenai pentingnya etika pelayanan, keramahan, kedisiplinan, dan profesionalitas dalam bekerja.


Pemko Padang melalui Dishub dan Perumda PSM juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kekurangan dalam pelayanan yang terjadi.


Evaluasi ini diharapkan tidak berhenti pada pemberian teguran kepada awak bus, tetapi menjadi momentum pembenahan menyeluruh terhadap standar pelayanan Trans Padang. Sebab, transportasi publik tidak hanya dituntut mampu mengantarkan penumpang ke tujuan, tetapi juga harus memberikan rasa aman, nyaman, dan pelayanan yang manusiawi bagi seluruh masyarakat.


#GP | Ce

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS