PADANG (SUMBAR).GP — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang terus memperkuat tata kelola data pemerintahan melalui kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral bertema "Bisnis Proses Penyelenggaraan Statistik Sektoral dan Alur Penyusunan Data". Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Abu Bakar Ja'ar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Kota Padang, Syafriadi, serta dihadiri Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kota Padang, Devisusanti Razif, Statistisi Ahli Madya BPS Kota Padang, Chairil Fadly, dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang.
Pembinaan ini bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat daerah terhadap proses penyelenggaraan statistik sektoral secara terstruktur dan sesuai standar. Proses tersebut mencakup identifikasi kebutuhan data, pengumpulan, pengolahan, analisis, hingga penyajian dan diseminasi informasi.
Penguatan statistik sektoral dinilai penting untuk memastikan setiap OPD menghasilkan data yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, standardisasi pengelolaan data juga diperlukan untuk mencegah terjadinya perbedaan data antarperangkat daerah.
Data yang valid dan terintegrasi nantinya menjadi salah satu fondasi penting dalam penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, serta evaluasi berbagai program Pemerintah Kota Padang.
Dalam arahannya, Sekretaris Dinas Kominfo Kota Padang, Syafriadi, menegaskan bahwa kualitas data memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan dan keberhasilan pembangunan daerah.
"Data merupakan salah satu dasar dalam menentukan kebijakan dan arah pembangunan. Karena itu, setiap OPD perlu memastikan data yang dihasilkan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Syafriadi.
Ia berharap melalui kegiatan pembinaan tersebut, seluruh OPD semakin memahami tahapan penyelenggaraan statistik sektoral sehingga mampu meningkatkan kualitas pengelolaan data di masing-masing perangkat daerah.
"Melalui pembinaan ini, kita ingin seluruh OPD semakin memahami proses penyelenggaraan statistik sektoral. Dengan pengelolaan data yang baik, kebutuhan informasi untuk perencanaan dan pembangunan daerah bisa terpenuhi," tambahnya.
Sementara itu, Statistisi Ahli Madya BPS Kota Padang, Chairil Fadly, menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memetakan proses dan alur kerja penyelenggaraan statistik sektoral di masing-masing OPD.
Menurutnya, pemetaan diperlukan untuk mengetahui sejauh mana perangkat daerah telah menjalankan proses pengelolaan statistik, mulai dari pengumpulan data, pemanfaatan, hingga pengolahan dan analisis.
"Dalam kegiatan ini, kita akan melihat apa saja yang sudah dilakukan oleh OPD dalam penyelenggaraan statistik sektoral, mulai dari bagaimana proses pengumpulan data, siapa yang menggunakan data tersebut, hingga bagaimana data diolah dan dianalisis," terang Chairil.
Ia juga menekankan bahwa data yang telah diolah tidak cukup hanya menjadi dokumen administrasi, tetapi harus disebarluaskan agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan Kota Padang sekaligus memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.
Melalui pembinaan ini, Diskominfo Kota Padang diharapkan mampu mendorong terwujudnya tata kelola statistik sektoral yang lebih terarah, terstandar, dan terintegrasi. Dengan demikian, kebijakan pembangunan daerah dapat disusun berdasarkan data yang valid, bukan sekadar asumsi.
#GP | Ce






Tidak ada komentar:
Posting Komentar