"SULUAH KEHIDUPAN" Lima Sifat Rasulullah yang Patut Diteladani dalam Kehidupan Sehari-hari - Go Parlement | Portal Berita

"SULUAH KEHIDUPAN" Lima Sifat Rasulullah yang Patut Diteladani dalam Kehidupan Sehari-hari

Sabtu, September 05, 2026


 Diasuh Buya Bustaman Habib, M.Pd

Pimpinan Ponpes Nurul Ilmi Sungai Lansek.


Sijunjung (SUMBAR).GP — Dalam Al Qur'an Surat Al-Fath ayat 29, Allah  menggambarkan sejumlah karakter mulia Rasulullah SAW dan para sahabat yang menjadi teladan bagi umat Islam. Ayat tersebut tidak hanya menggambarkan keteguhan mereka dalam menjalankan agama, tetapi juga menunjukkan bagaimana seorang Muslim membangun hubungan dengan sesama dan dengan Allah SWT.


Dalam ayat tersebut, Allah SWT menggambarkan Rasulullah SAW dan orang-orang yang bersama beliau sebagai pribadi yang tegas terhadap orang-orang kafir, tetapi penuh kasih sayang terhadap sesama Muslim. Mereka juga dikenal sebagai orang-orang yang tekun beribadah, senantiasa mengharapkan karunia dan keridhaan Allah SWT, serta tampak tanda-tanda kesalehan dalam diri mereka.


Setidaknya terdapat lima sifat Rasulullah SAW yang patut diteladani, sebagaimana dapat dipahami dari kandungan Surat Al-Fath ayat 29.


1. Tegas terhadap orang kafir


Ketegasan Rasulullah SAW terhadap orang-orang kafir merupakan bentuk keteguhan dalam mempertahankan akidah dan prinsip agama. Ketegasan tersebut bukan berarti membenarkan sikap kasar atau permusuhan kepada semua orang yang berbeda keyakinan, melainkan menunjukkan sikap teguh dalam memegang prinsip dan tidak mudah mengorbankan keyakinan.


2. Berkasih sayang terhadap sesama Muslim


Rasulullah SAW juga memberikan teladan agar umat Islam membangun hubungan yang dilandasi kasih sayang, persaudaraan dan kepedulian.


Sikap saling menghormati, membantu orang yang membutuhkan, menjaga persatuan serta menghindari permusuhan menjadi bagian penting dari keteladanan tersebut.


3. Tekun dalam rukuk dan sujud


Sifat berikutnya adalah mereka yang senantiasa rukuk dan sujud kepada Allah SWT. Hal ini menggambarkan ketundukan dan kepatuhan seorang hamba kepada Sang Pencipta.


Ibadah bukan sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi sarana membentuk pribadi yang rendah hati, disiplin dan senantiasa mengingat Allah SWT dalam kehidupannya.


4. Senantiasa mencari karunia dan keridhaan Allah


Orang-orang yang mengikuti Rasulullah SAW tidak hanya mengejar kepentingan duniawi. Mereka senantiasa berusaha mendapatkan karunia dan keridhaan Allah SWT.


Prinsip ini mengajarkan bahwa setiap aktivitas kehidupan hendaknya diarahkan kepada kebaikan dan dilakukan dengan niat memperoleh ridha Allah SWT.


5. Terlihat bekas sujud pada wajah mereka


Allah SWT juga menggambarkan adanya tanda-tanda kesalehan pada diri mereka. Bekas sujud yang disebut dalam ayat tersebut menjadi gambaran tentang kesungguhan mereka dalam beribadah dan ketundukan kepada Allah SWT.


Namun, keteladanan tersebut tidak semata-mata diukur dari tanda fisik, melainkan juga dari akhlak, sikap, perilaku dan ketakwaan yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.


Kelima sifat tersebut menjadi pelajaran penting bagi umat Islam untuk meneladani Rasulullah SAW. Keteguhan dalam prinsip, kasih sayang terhadap sesama, ketekunan beribadah, keikhlasan mencari ridha Allah dan kesalehan hendaknya tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi diwujudkan dalam kehidupan nyata.


Dengan demikian, memahami Surat Al-Fath ayat 29 diharapkan dapat mendorong umat Islam untuk semakin memperbaiki akhlak dan meningkatkan kualitas keimanan, sehingga nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW benar-benar hadir dalam kehidupan bermasyarakat.


#GP | Sijunjung | 5 September 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS