Maigus Nasir Dorong Revitalisasi Surau, Jadikan Benteng Karakter Generasi Muda Padang - Go Parlement | Portal Berita

Maigus Nasir Dorong Revitalisasi Surau, Jadikan Benteng Karakter Generasi Muda Padang

Selasa, September 15, 2026


Padang(SUMBAR).GP- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri Tabligh Akbar yang digelar Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Sumatera Barat (Sumbar) di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Minggu (13/9/2026).


Kegiatan yang diikuti ribuan jemaah Aisyiyah dan Muhammadiyah se-Sumatera Barat tersebut mengangkat tema:

“Aisyiyah dan Muhammadiyah Sumbar Berhaji, Langkah Emas Lebih Dekat ke Baitullah.”


Tabligh Akbar tersebut turut dirangkai dengan penandatanganan kerja sama antara PW Aisyiyah Sumbar dan Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam mendukung kegiatan keumatan serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mempersiapkan ibadah umrah dan haji khusus.


Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar Zulkarnaini, Ketua PW Aisyiyah Sumbar Syur'aini, Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Bachtiar, Area Head PT BSI Tbk Wilayah Padang dan Sumbar Agung Pramono, serta ribuan jemaah Aisyiyah dan Muhammadiyah dari berbagai daerah di Sumatera Barat.


Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada PW Aisyiyah Sumbar yang telah mempercayakan Kota Padang sebagai tuan rumah kegiatan pengajian wilayah tahunan tersebut.


Menurut Maigus, kegiatan keagamaan seperti Tabligh Akbar memiliki peran penting dalam memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama di tengah masyarakat.


Ia menilai kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi Pemerintah Kota (Pemko) Padang dalam mewujudkan Kota Padang yang berlandaskan agama dan budaya.


“Kita sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Aisyiyah Sumbar ini. Selain menjadi wadah memperkuat silaturahmi, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemko Padang untuk membangun kota yang berlandaskan agama dan budaya,” ujar Maigus.

Dorong Revitalisasi Fungsi Surau


Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali fungsi surau sebagai pusat pendidikan, pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan.


Menurutnya, surau memiliki posisi yang sangat penting dalam sejarah dan budaya Minangkabau. Surau tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.


Karena itu, ia menilai penguatan kembali fungsi surau menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.


“Surau memiliki sejarah penting dalam pendidikan Minangkabau, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pendidikan, pembentukan karakter, dan penguatan nilai sosial. Karena itu, tantangan generasi muda, mulai dari narkoba hingga berbagai persoalan sosial lainnya membutuhkan perhatian dan penanganan bersama,” kata Maigus.


Ia menjelaskan, Pemko Padang terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan perilaku generasi muda.


Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau.


Program Smart Surau dikembangkan dengan berbagai aktivitas yang diarahkan untuk menghidupkan kembali surau sebagai pusat kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda.


Beberapa kegiatan yang menjadi bagian dari program tersebut di antaranya Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi rumah tahfiz, pembangunan ruang belajar digital yang dilengkapi WiFi gratis, hingga pembaruan kurikulum Taman Quran Awaliyah (TQA) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW).


“Pemko Padang terus mendorong pendidikan yang tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual, tetapi juga membentuk karakter dan perilaku generasi muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui Progul Smart Surau dengan berbagai aktivasi, seperti Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi rumah tahfiz, ruang belajar digital dengan WiFi gratis, serta pembaruan kurikulum TQA dan MDTW,” jelasnya.

Maigus berharap keberadaan surau dan masjid dapat semakin dioptimalkan sebagai ruang pembinaan generasi muda.


Menurutnya, pembentukan karakter tidak dapat hanya diserahkan kepada lembaga pendidikan formal. Keluarga, lingkungan masyarakat, organisasi keagamaan, serta masjid dan surau harus mengambil peran bersama.


Terlebih, perkembangan teknologi dan berbagai persoalan sosial membuat generasi muda menghadapi tantangan yang semakin kompleks.


Karena itu, ruang-ruang keagamaan diharapkan dapat menjadi tempat yang positif bagi anak-anak dan remaja untuk belajar, berinteraksi, serta mengembangkan potensi diri.


Apresiasi Kolaborasi Aisyiyah dan BSI


Selain membahas penguatan nilai keagamaan, kegiatan Tabligh Akbar tersebut juga menjadi momentum penting dengan dilaksanakannya penandatanganan kerja sama antara PW Aisyiyah Sumbar dan BSI.


Maigus Nasir mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menilai kerja sama antara organisasi keagamaan dan lembaga perbankan syariah dapat menjadi bentuk sinergi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


“MoU antara BSI dan Aisyiyah ini merupakan bentuk sinergi yang baik. Kita berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada kerja sama, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Maigus.


Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus dikembangkan tidak hanya dalam konteks persiapan ibadah umrah dan haji khusus, tetapi juga dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat.


Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga menjadi penting untuk memperluas jangkauan pelayanan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat.


Aisyiyah: Berikan Kemudahan Persiapan Umrah dan Haji

Ketua PW Aisyiyah Sumbar Syur'aini menyampaikan bahwa kerja sama dengan BSI merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat.


Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan akses layanan yang semakin baik bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan pelaksanaan ibadah umrah maupun haji khusus.


“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah untuk memperkuat sinergi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses layanan yang baik dalam mempersiapkan ibadah umrah maupun haji khusus,” ujar Syur'aini.


Ia berharap kerja sama yang telah dibangun dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas.


Bagi Aisyiyah, kegiatan keumatan tidak hanya berkaitan dengan pembinaan keagamaan, tetapi juga bagaimana organisasi dapat menghadirkan solusi dan kemudahan bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.


BSI Siapkan Layanan Bersama Mitra


Sementara itu, Area Head PT BSI Tbk Wilayah Padang dan Sumbar Agung Pramono mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi bersama PW Aisyiyah Sumbar.


Menurutnya, kerja sama tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan yang dapat membantu masyarakat dalam merencanakan dan mempersiapkan ibadah umrah serta haji khusus.


“Kolaborasi ini menghadirkan layanan BSI bersama biro perjalanan mitra terpilih untuk memudahkan masyarakat merencanakan ibadah umrah dan haji khusus. Kami berharap kerja sama tersebut terus berlanjut dan semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mempersiapkan ibadah umrah maupun haji khusus,” kata Agung.


Ia berharap kolaborasi antara BSI dan Aisyiyah Sumbar dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Kerja sama tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari penguatan ekosistem layanan keuangan syariah di Sumatera Barat, khususnya dalam mendukung kebutuhan masyarakat terkait perjalanan ibadah.


Perkuat Sinergi Keumatan


Tabligh Akbar PW Aisyiyah Sumbar tersebut tidak hanya menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan silaturahmi warga Aisyiyah serta Muhammadiyah, tetapi juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam membangun masyarakat.


Bagi Pemko Padang, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan sosial yang religius sekaligus memperkuat karakter masyarakat.


Maigus Nasir menegaskan, pembangunan kota tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan infrastruktur. Pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, juga harus menjadi perhatian utama.


Ia berharap sinergi antara pemerintah, organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, dunia usaha dan masyarakat dapat terus diperkuat.


“Kita ingin generasi muda tumbuh dengan kecerdasan, tetapi juga memiliki karakter, akhlak dan kepedulian sosial. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus mengambil bagian dalam proses tersebut,” tuturnya.


Ia juga berharap keberadaan organisasi seperti Aisyiyah dan Muhammadiyah semakin memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah, terutama dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.


Dengan semangat kolaborasi tersebut, Maigus optimistis berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih kuat dan memberikan dampak yang lebih luas.


Kegiatan Tabligh Akbar akhirnya menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan organisasi keagamaan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat Sumatera Barat yang religius, berkarakter dan berdaya.


#GP | Ce

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS