Ketua Harian Kwarcab Padang Panjang Maria Feronika Hendri saat melantik Pengurus Saka Yogaswara, (Senin, 14/9/2026). (Foto: Dok.goparlement.com)
Padang Panjang (SUMBAR), GP --- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Panjang resmi melantik Pengurus Saka Pramuka Rintisan Yogaswara Periode 2026–2030 di halaman Kantor KPU setempat, Senin (14/9/2026). Pelantikan ini menjadi langkah strategis penguatan pendidikan pemilih berbasis gerakan kepanduan.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri. Dalam prosesi tersebut, Plt. Sekretaris KPU Kota Padang Panjang, Sutrisno, dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Saka Yogaswara.
Komposisi Kepengurusan Saka Yogaswara tercatat sebanyak 31 orang, terdiri dari 9 orang pelajar sebagai kader pemilih pemula dan 22 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Guru di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang.
Ketua Harian Kwarcab Padang Panjang, Maria Feronika Hendri, menegaskan bahwa kehadiran Saka Yogaswara memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar kegiatan pramuka.
“Yogaswara ini bukan sekadar wadah kepramukaan saja, tetapi juga sarana membangun kepedulian sosial, kemampuan bermasyarakat, dan karakter kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai demokrasi,” ujar Maria.
Ia menilai, melalui Yogaswara, generasi muda akan dilatih untuk memahami esensi demokrasi deliberatif, bukan hanya prosedural elektoral semata.
Secara kelembagaan, Yogaswara diposisikan sebagai laboratorium edukasi demokrasi bagi generasi muda di daerah berjuluk Kota Serambi Mekkah itu.
Materi yang akan diberikan tidak hanya kepramukaan, tetapi juga literasi kepemiluan, kepemimpinan, integritas, serta pentingnya partisipasi publik dalam pengawasan pemilu.
KPU Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Bagian Hukum dan SDM, Aan Wuriyanto, hadir memberikan dukungan penuh terhadap rintisan Saka baru ini.
“Kami dari KPU Sumbar sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kehadiran Saka Yogaswara ini. Ini adalah jembatan edukasi kepemiluan yang menarik bagi generasi muda,” kata Aan Wuriyanto di sela pelantikan.
Aan menambahkan, pendekatan yang akan digunakan berupa simulasi pemungutan suara, diskusi interaktif, literasi media anti hoaks, dan kegiatan berbasis proyek dinilai lebih kontekstual dengan karakter generasi Z dan milenial.
Ketua KPU Kota Padang Panjang, Puliandri, menyebut kolaborasi antara KPU dan Gerakan Pramuka merupakan investasi demokrasi jangka panjang.
“Sinergi KPU dan Gerakan Pramuka ini adalah langkah strategis untuk pendidikan pemilih sejak dini. Kami ingin pemuda Padang Panjang paham demokrasi dan berani berpartisipasi,” tegas Puliandri.
Menurut Puliandri, pelibatan ASN dari berbagai OPD akan memperluas jangkauan sosialisasi kepemiluan hingga ke tingkat kelurahan dan sekolah-sekolah.
Pelantikan tersebut juga dihadiri lintas stakeholder penyelenggara pemilu dan mitra strategis, antara lain Ketua Bawaslu Padang Panjang, Baznas, PJKIP Padang Panjang, PWI, serta Forum Jurnalis Serambi Mekkah.
Kehadiran unsur pengawas pemilu dan insan pers dinilai penting untuk memastikan ekosistem demokrasi yang inklusif dan transparan di Kota Padang Panjang.
Di akhir kegiatan, KPU Kota Padang Panjang menyampaikan terima kasih kepada Kwarcab dan seluruh undangan yang telah mendukung terbentuknya Saka Yogaswara sebagai wadah kaderisasi pemilih cerdas dan berintegritas.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar