Sijunjung (SUMBAR).GP- Maaf sampai saat ini kami dari bidang pembinaan LPTQ Kabupaten Sijunjung belum ada pertemuan khusus membahas masalah program pembinaan.
Demikian Koordinator Bidang Pembinaan Pengurus LPTQ Kabupaten Sijunjung periode 2026-2030 Kenny Robert, S.AP saat menjawab pertanyaan media, Jumat (12/9/2026)
Tetapi secara pribadi, selaku Koordinator Bidang Pembinaan LPTQ Kabupaten Sijunjung telah mencoba mengorek-orek program jangka pendek dan panjang tentang bagaimana melakukan pembinaan qori dan qoriah ini.
Insya Alloh, katanya untuk mendongkrak peringkat Kabupaten Sijunjung dalam event musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar pada tahun 2027, kami dari bidang pembinaan LPTQ akan coba membuat program jangka pendek usai MTQ Kabupaten Sijunjung di Koto VII.
Usai pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Sijunjung di Jecamatan Koto VII, kita langsung memanggil peserta Juara I, II di tambah aset yang sudah ada untuk mengikuti TC training center (TC) mempersiapkan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut, lanjut Kenny Robert.
"Kami berkeinginan untuk melakukan pertemuan (training center) TC dilaksanakan 2 X dalam satu bulan menjelang MTQ provinsi. Kalau ini bisa terwujud Insya Alloh kita bisa bersaing dengan kafilah kabupaten/ kota lainnya di Sumatera Barat, mengingat potensi peserta MTQ kita banyak yang berkemampuan di atas rata-rata," tegasnya.
Program Jangka Panjang
Menurut Kenny Robert, Bidang Pembinaan akan mencoba menghidupkan kembali Pondok Alqur'an di Kabupaten Sijunjung.
Di Pondok Al Quran ini, nanti kita akan membina para qori dan qoriah dibina sesuai cabangnya masing-masing. Kita rencanakan pertemuan training center (TC) diadakan tatap muka 1 bulan sekali.
Peserta ini nantinya, kita ambil dari pemenang lomba MTQ tingkat Kabupaten Sijunjung di Koto VII dan tambah stok qori qoriah yang sudah ada seperti anak anak Sijunjung yang berada di luar Kabupaten Sijunjung.
"Kita akan lakukan pembinaan tersebut sekali sebulan menurut cabang cabangnya," ujar Kenny.
Kalau program ini bisa terwujud Insya Alloh , pada MTQ di Tingkat Provinsi Sumbar selanjutnya, kita tidak akan susah lagi untuk menentukan peserta yang akan dikirim untuk mewakili Kabupaten Sijunjung. Membangkik Batang Tarandam dengan mudah kita lakukan," ujar Kenny Robert optimis.
Dukungan Dana Pembinaan
Disebutkan oleh Kenny, persoalan besarnya nanti terletak pada pendanaan dan biaya pelaksanaan kegiatan pembinaan yang kita lakukan. Tetapi jika semua bidang LPTQ bergerak dan berfungsi sesuai bidangnya demi mewujudkan memenuhi harapan Bupati Sijunjung saat Pengukuhan Pengurus LPTQ Kabupaten Sijunjung beberapa bulan lalu, semua itu tidak ada yang sulit, ungkapnya.
https://www.goparlement.com/2026/08/bupati-sijunjung-dorong-lptq-jadi-motor.html
LPTQ Harus Menyusun Program Strategis
Bupati menegaskan dalam sambutannya"LPTQ harus mampu menyusun program-program strategis yang benar-benar menyentuh pembinaan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, Forkopimda, para ulama, pembina, guru mengaji, serta seluruh elemen masyarakat".
Menurut Kenny, untuk mencari dana demi Pembinaan Al Qur'an apalagi yang melakukan pencarian dana itu ( Lembaga ) LPTQ tidak sulit bila dimasukkan proposalnya ke banyak Perusahaan dan pabrik sawit di daerah ini. "Tentunya ada upaya dari Pengurus LPTQ mau bergerak untuk menyambangi para Pempinan Perusahaan dan pabrik daerah ini," tutup Kenny Robert.
#GP | Herman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar