Oleh: H Epi Radisman Dt Paduko Alam SH
Sijunjung (SUMBAR).GP- Maimun adalah makhluk halus berkelamin betina dari bangsa Jin yang sering disebut BUNIAN dan atau orang Minangkabau mengucapkannya dengan "Urang Bunian".
Urang BUNIAN hidup berkelompok, berketurunan diseputar kayu rimbun dan gua-gua ngarai di puncak bukit, dipinggang gunung, sunyi senyap dan sering disebut kawasan "Angker".
Mereka juga memiliki kepemimpinan, peradaban dan budaya tradisional, dibuktikan seketika Nenek penulis "Siti Rosiah" menunjukan cahaya pelangi sore di pinggang Bukik Simo-Manganti tahun 1969, sayup-sayup terdengar bunyian kombinasi telempong, gong, gendrang dan Puput serunai, nyaring mendayu-dayu menusuk hati jantung ingin melihatnya lebih dekat.
Begitu juga halnya BUNIAN di Bukik Ponggang Kampuang Baru Kecamatan Kupitan Kabupaten Sijunjung,
Dibukik Ponggang, tempat berkaul Adat masyarakat setempat, sampai hari ini (2026) masih dihuni sekelompok makhluk halus Sibunian, mereka bertakhta di gua yang terjal arah Selatan Puncak Bukik Ponggang, ditumbuhi pohon rindang yang penduduk setempat namakan "Kayu Baringin",
Disitu Bunian bergayutan, disitu Bunian bertakhta dan disitu Bunian ber-istano serta dipangkal kayu beringin itu, bersilang uratnya, ditimbun dedaunan gugur, terpantau bersih tertata secara alami diatasnya mereka jadikan tempat bersanda-gurau, pada cuaca hujan gerimis di sinari matahari senja.
Membubung asap kemenyan putih, melengking petikan serunai buluah Sariak, memukul gong didinding batu ngarai, ditingkahi pukulan (Talempong) pecahan kayu pulai sembari ditimpali tepukan gendrang dari kulit umo, mendayu meratapi kepergian sang suami mereka, menuju gunung jauh.
Bunyian itu sering terdengar pada segelintir penduduk Tombang Batang (Batu Menjulur-Red), khususnya yang bersignal pancaindra.
Dengungan bunyian telempong kayu pulai itulah yang mengilhami penduduk asal Koto Ponggang Kampuang Baru yang mewarisi dengan tradisi Marinai dan Bersanji.
(Bersambung.....)
#GP | Sijunjung | 7 September 2026






Tidak ada komentar:
Posting Komentar