Fadly Amran Dorong Kuliner Padang Menembus Panggung Gastronomi Dunia - Go Parlement | Portal Berita

Fadly Amran Dorong Kuliner Padang Menembus Panggung Gastronomi Dunia

Minggu, September 06, 2026

 


JAKARTA (DKI).GP — Nasi Padang telah lebih dulu melintasi batas negara. Dari restoran sederhana hingga kota-kota besar di berbagai belahan dunia, kuliner Minangkabau membuktikan bahwa cita rasa lokal mampu menemukan tempat di tengah selera global.


Fenomena itulah yang diangkat Wali Kota Padang Fadly Amran saat tampil sebagai salah satu pembicara pada Ideafest 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, 5 Agustus 2026.


Di hadapan ratusan peserta yang terdiri atas pelaku ekonomi kreatif dan pengunjung Ideafest, Fadly membawakan tema “Can Indonesian Food Become a Global Cuisine?” Ia berbicara tentang peluang kuliner Indonesia menjadi kekuatan gastronomi dunia, sekaligus tantangan untuk mempertahankan identitas budaya di tengah arus globalisasi.


Menurut Fadly, kekayaan kuliner Indonesia sesungguhnya memiliki modal yang jauh lebih besar daripada sekadar keberagaman menu. Di dalamnya terdapat sejarah, tradisi, pengetahuan lokal, filosofi, serta identitas masyarakat yang dapat menjadi kekuatan Indonesia ketika berhadapan dengan pasar global.


Karena itu, ia menilai internasionalisasi kuliner Indonesia tidak seharusnya membuat makanan kehilangan karakter asalnya.


“Kuliner Padang sudah menunjukkan bisa dikenal di panggung dunia tanpa harus kehilangan identitasnya. Kita bisa menemukan Nasi Padang di Eropa, Amerika, Australia, dan mungkin wilayah lainnya,” ujar Fadly.


Kuliner sebagai Diplomasi Budaya


Bagi Fadly, perjalanan Nasi Padang menembus berbagai negara memberikan pelajaran penting. Kuliner tidak hanya dapat ditempatkan sebagai produk ekonomi kreatif, tetapi juga sebagai instrumen untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada dunia.


Setiap sajian membawa cerita mengenai masyarakat yang melahirkannya. Cita rasa, cara pengolahan, bahan pangan, hingga tradisi makan menjadi bagian dari narasi kebudayaan yang dapat dikomunikasikan kepada masyarakat internasional.


Dalam konteks itulah, Kota Padang kini berupaya memperkuat posisi gastronomi sebagai bagian dari strategi pengembangan kota dan pariwisata.


Pemerintah Kota Padang tengah mengupayakan rekognisi melalui UNESCO Creative Cities Network (UCCN) pada sektor gastronomi. Upaya tersebut diharapkan dapat menempatkan Padang dalam jejaring kota kreatif dunia sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi promosi kuliner, kebudayaan, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.


“Saat ini Kota Padang tengah mengupayakan menjadi bagian dari jejaring kota kreatif dunia sebagai kota gastronomi pada UNESCO Creative Cities Network (UCCN),” kata Fadly.


Ia berharap rekognisi internasional tersebut nantinya tidak hanya menjadi predikat, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Padang.


“Harapan kita, dengan rekognisi internasional di sektor gastronomi ini akan menarik banyak kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik untuk lebih mengenal Kota Padang secara lebih komprehensif lagi,” ujarnya.


Dari Sepiring Nasi ke Panggung Dunia


Gagasan yang disampaikan Fadly di Ideafest 2026 memperlihatkan bahwa pertarungan kuliner di tingkat global bukan semata-mata persoalan siapa yang memiliki makanan paling lezat. Lebih dari itu, terdapat pertarungan narasi, identitas, kreativitas, dan kemampuan sebuah daerah mengemas kekayaan budayanya menjadi daya tarik yang dapat diterima dunia.


Bagi Padang, Nasi Padang telah menjadi bukti awal bahwa makanan berbasis tradisi lokal mampu beradaptasi dengan ruang global tanpa harus tercerabut dari akarnya.


Tantangan berikutnya adalah bagaimana keberhasilan tersebut dapat dikembangkan menjadi ekosistem gastronomi yang lebih luas—melibatkan pelaku usaha, UMKM, industri kreatif, komunitas, pelaku pariwisata, hingga generasi muda.


Jika langkah itu berhasil, maka gastronomi Padang tidak berhenti sebagai cerita tentang sepiring nasi dan ragam lauk. Ia dapat tumbuh menjadi identitas kota, penggerak ekonomi kreatif, magnet pariwisata, sekaligus salah satu pintu masuk bagi Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan budayanya kepada dunia.


#GP | Ce

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS