Pesisir Selatan (SUMBAR), GP - Nasib malang menimpa seorang mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang yang tengah menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pesisir Selatan. Mahasiswa tersebut dilaporkan hilang setelah terseret ombak besar saat mandi di Pantai Labuang Baruak.
Peristiwa naas itu terjadi di kawasan Pantai Labuang Baruak, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, pada Rabu (19/8/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Korban diketahui bernama Rehan (23), mahasiswa ISI Padang Panjang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun GP di lapangan, saat kejadian korban sedang berada di kawasan pantai bersama rekan-rekannya. Korban yang tengah mandi-mandi tiba-tiba dihantam ombak besar dan terseret arus kencang ke tengah laut hingga hilang dari pandangan.
Rekan-rekan korban yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus dan tingginya ombak membuat korban cepat terbawa ke tengah. Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada warga sekitar dan aparat setempat.
Mendapat laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Kepala Kantor SAR yang bertugas membenarkan adanya insiden mahasiswa KKN ISI Padang Panjang yang terseret ombak di Pantai Labuang Baruak tersebut.
Hingga Kamis (20/8/2026), proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan. Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian dengan metode penyisiran permukaan laut dan garis pantai.
"Kami telah menerjunkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Pesisir Selatan, TNI/Polri, serta dibantu oleh perangkat nagari dan warga sekitar. Pencarian dilakukan dengan menyisir permukaan laut dan sepanjang garis pantai di sekitar lokasi kejadian," ujarnya kepada awak media.
Titik penyisiran kini diperluas untuk mengantisipasi korban yang terbawa arus laut yang cukup kencang. Kondisi cuaca dan gelombang di Pantai Labuang Baruak yang cukup tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
Pihak kampus ISI Padang Panjang beserta keluarga korban dikabarkan telah berada di lokasi untuk memantau langsung proses pencarian. Rektorat ISI Padang Panjang disebut turut berkoordinasi dengan Tim SAR Gabungan di Pessel.
Perangkat nagari dan warga sekitar Pantai Labuang Baruak juga turut membantu pencarian dengan menggunakan perahu nelayan. Masyarakat di sekitar lokasi berharap korban dapat segera ditemukan.
Pihak Basarnas mengimbau kepada wisatawan dan warga yang beraktivitas di Pantai Labuang Baruak untuk lebih waspada terhadap kondisi ombak yang cukup besar. Keselamatan menjadi prioritas utama saat beraktivitas di pantai selatan.
Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih berjuang di lapangan untuk menemukan keberadaan korban. GP akan terus memperbarui informasi perkembangan pencarian secara berkala di lapangan.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar