Sijunjung(SUMBAR).GP - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung, H. Okto Verisman, dukung dan apresiasi kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, Sabtu (8/8), bertempat di Aula SKB Muaro Sijunjung.
Ketika memberikan sambutan dalam sosialisasi perda yang dibuka secara oleh Anggota DPRD Provinsi Sumbar Syofian Hendri Okto Verisman menyampaikan, keluarga merupakan pondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ketahanan keluarga menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dan diperkuat secara bersama-sama.
Lebih lanjut Okto Verisman, menyatakan, keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berkualitas, berkarakter, serta memiliki ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Penguatan ketahanan keluarga, katanya, tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga semata, tetapi membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak.
H. Okto menambahkan, Kementerian Agama memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui pembinaan kehidupan keagamaan, penguatan nilai-nilai moral dan akhlak, serta pembinaan masyarakat melalui penghulu, penyuluh agama, dan lembaga pendidikan keagamaan.
Selama sosialisasi berlangsung, juga disampaikan sejumlah materi penting terkait penguatan fungsi keluarga, di antaranya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan serta penanganan perundungan (bullying), serta pembinaan moral dan akhlak generasi muda agar terhindar dari berbagai perilaku menyimpang di tengah perkembangan sosial masyarakat.
Dalam rangkaian sosialisasi juga dihadirkan narasumber dari Dinas P3AP2KB Provinsi Sumatera Barat.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Sofian Hendri, dalam sambutannya, saat membuka sosialisasi ini diharapkan, agar sosialisasi ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan mempertahankan ketahanan keluarga.
“Pemerintah telah berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Namun, masyarakat juga harus memiliki motivasi dan kesadaran untuk bersama-sama menjaga keluarga dari berbagai tindakan yang dapat mengganggu tatanan kehidupan,” ujarnya.
Sosialisasi diikuti oleh Kepala KUA, penghulu, penyuluh agama, pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), serta guru MDTA se-Kabupaten Sijunjung.
Turut hadir dalam kegiatan yaitu Kasi PD Pontren, Kasi Bimas Islam, serta Wali Nagari Muaro Sijunjung.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian bersama terhadap pentingnya membangun keluarga yang tangguh, harmonis, dan religius sebagai lingkungan pertama dalam membentuk generasi yang berkualitas.
Melalui sinergi pemerintah, Kementerian Agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan ketahanan keluarga di Kabupaten Sijunjung semakin kuat sehingga mampu menjadi fondasi dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi berlangsung dengan lancar dan tertib hingga selesai.
#GP | Herman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar