Sijunjung (SUMBAR).GP — Universitas Andalas (UNAND) Padang melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dikolaborasikan dengan KKN mahasiswa memberikan pelatihan pembuatan komposter aerob maggot berbahan sampah organik rumah tangga di Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang digelar di Kantor Wali Nagari Tanjung Bonai Aur tersebut diikuti 20 peserta, yang merupakan perwakilan dari setiap jorong. Peserta berasal dari unsur Pokja Nagari Sehat, TP. PKK Nagari, Bundo Kanduang, kader kesehatan, serta unsur masyarakat lainnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN UNAND H. Kurniadi Ilham, S.Si., M.Si., sekaligus sebagai narasumber, Wali Nagari Tanjung Bonai Aur Hendra Basri, A.Md., NL.P., BPN, Pokja Nagari Sehat, serta unsur kelembagaan nagari.
Dalam sambutannya, Hendra Basri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada H. Kurniadi Ilham dan UNAND yang telah menghadirkan program tersebut di Tanjung Bonai Aur.
Menurutnya, pelatihan tersebut sangat relevan dengan upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Terlebih, Nagari Tanjung Bonai Aur saat ini juga ditetapkan sebagai lokus Program Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dalam Pembudayaan Hidup Sehat.
Hendra berharap 20 peserta yang mengikuti pelatihan dapat menjadi penggerak di masing-masing jorong dan mentransfer pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat.
“Harapannya, sampah rumah tangga dapat dikelola dengan baik dan tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan nilai ekonomi melalui budidaya maggot,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Umar Amris, A.Md selaku Ketua Pokja Nagari sehat, dan Delmitra yang mewakili Ketua BPN Tanjung Bonai Aur. Ia menilai pelatihan tersebut memberikan pengetahuan sekaligus peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan pengelolaan sampah menjadi kegiatan produktif.
Materi yang disampaikan H. Kurniadi Ilham berlangsung interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan terkait pemilahan dan pengolahan sampah organik rumah tangga, pembuatan komposter aerob, serta budidaya maggot.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. Pada akhir pelatihan, peserta membentuk Kelompok Budidaya Maggot Tanjung Bonai Aur dengan Delmitra sebagai ketua terpilih.
Sebagai bagian dari tindak lanjut kegiatan, alat komposter juga diserahkan kepada peserta untuk mendukung praktik pengolahan sampah organik secara berkelanjutan di lingkungan masyarakat.
Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun budaya pengelolaan sampah dari rumah, menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Nagari Tanjung Bonai Aur.
#GP | HB






Tidak ada komentar:
Posting Komentar