Kades Kampung Baru Jalnibus Ekspos Pesona Bukik Ponggang kepada Civitas Universitas Baiturrahmah - Go Parlement | Portal Berita

Kades Kampung Baru Jalnibus Ekspos Pesona Bukik Ponggang kepada Civitas Universitas Baiturrahmah

Rabu, Agustus 26, 2026

 


Sijunjung(SUMBAR).GP - Kepala Desa Kampung Baru, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung, Jalnibus, S.Pd., MM., memanfaatkan kunjungan civitas akademika Universitas Baiturrahmah untuk memperkenalkan sekaligus mengekspos potensi Destinasi Wisata Bukik Ponggang, Rabu (26/8/2026).


Kunjungan civitas Universitas Baiturrahmah tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Desa Kampung Baru untuk memperkenalkan lebih luas potensi wisata alam, geologi, budaya dan panorama Bukik Ponggang yang kini terus dikembangkan sebagai salah satu destinasi unggulan desa.


Bukik Ponggang sendiri telah tercatat dalam portal resmi pariwisata Kabupaten Sijunjung sebagai salah satu destinasi wisata Desa Kampung Baru. Destinasi ini juga menawarkan paket wisata seperti susur gua serta berbagai potensi kuliner dan kerajinan lokal.


Di hadapan rombongan, Jalnibus menjelaskan bahwa Bukik Ponggang tidak hanya menawarkan keindahan panorama alam, tetapi juga memiliki kekayaan geologi dan sejarah alam yang menjadi daya tarik tersendiri.


Menurutnya, sejumlah batuan yang terdapat di kawasan Bukik Ponggang memiliki bentuk menyerupai batu karang dan menjadi bagian dari keunikan alam yang tengah dikaji dan diteliti.


“Bukik Ponggang ini memiliki keunikan yang luar biasa. Kita melihat batu-batu yang bentuknya menyerupai batu karang di laut. Ini menjadi salah satu kekayaan alam yang ingin kami kenalkan kepada masyarakat luas,” ujar Jalnibus saat mengekspos kawasan tersebut kepada civitas Universitas Baiturrahmah.


Jalnibus juga memperkenalkan sejumlah spot yang menjadi daya tarik wisatawan, termasuk spot foto kaca yang memungkinkan pengunjung menikmati panorama alam dari ketinggian. Demi faktor keselamatan, lokasi spot kaca tersebut ditempatkan beberapa meter dari bibir jurang.


Dari kawasan Bukik Ponggang, pengunjung dapat menikmati panorama nagari-nagari di sekitar Kecamatan Kupitan. Saat cuaca cerah, kawasan ini juga menawarkan pemandangan Gunung Merapi serta hamparan perbukitan dan permukiman dari ketinggian.


“Kalau pagi, kita bisa menikmati suasana negeri di atas awan. Kalau sore, kita bisa menikmati sunset. Malam hari, Bukik Ponggang juga memiliki potensi untuk menikmati keindahan langit dan Milky Way,” jelasnya.


Potensi Bukik Ponggang sebagai destinasi wisata alam sebelumnya juga telah mendapat perhatian. RRI mencatat kawasan ini berada di ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut dan menawarkan panorama perbukitan hijau serta nagari-nagari di sekitarnya.


Jalnibus menyampaikan, Pemerintah Desa Kampung Baru bersama masyarakat dan kelompok sadar wisata terus berupaya mengembangkan fasilitas serta atraksi wisata di Bukik Ponggang. Pengembangan tersebut diarahkan agar kawasan ini tidak hanya menjadi tempat menikmati pemandangan, tetapi juga menjadi ruang edukasi, rekreasi, kegiatan budaya dan ekonomi masyarakat.


Sejumlah rencana pengembangan juga telah disiapkan, di antaranya pembangunan jembatan kaca, menara kaca serta berbagai fasilitas pendukung kegiatan wisata dan acara masyarakat.


“Ke depan kita ingin terus mengembangkan Bukik Ponggang. Kita ingin ada jembatan kaca, menara kaca dan berbagai spot lainnya sehingga pengunjung memiliki semakin banyak pilihan untuk menikmati keindahan alam di sini,” katanya.


Selain wisata alam, Jalnibus juga memperkenalkan potensi Bukik Ponggang sebagai lokasi kegiatan budaya dan berbagai agenda masyarakat. Kawasan tersebut sebelumnya digunakan sebagai lokasi kegiatan Bakaua Adat dan telah berkembang menjadi destinasi wisata desa.


Menurut Jalnibus, pengembangan wisata Bukik Ponggang tidak semata-mata mengejar jumlah kunjungan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Desa Kampung Baru.


“Yang paling penting adalah bagaimana potensi yang kita miliki ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita ingin masyarakat ikut bergerak, baik melalui kuliner, UMKM, jasa pemandu maupun kegiatan seni dan budaya,” ujarnya.


Kunjungan civitas Universitas Baiturrahmah tersebut juga diharapkan membuka peluang kolaborasi lebih luas, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta promosi potensi wisata dan sumber daya lokal.


Jalnibus bahkan menyampaikan harapan agar perguruan tinggi dapat ikut memberikan kontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia Desa Kampung Baru, terutama bagi generasi muda yang memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.


“Kami berharap kunjungan ini tidak berhenti sampai di sini. Mudah-mudahan ada kolaborasi dengan Universitas Baiturrahmah, terutama dalam pendidikan, penelitian dan pemberdayaan masyarakat. Kami ingin anak-anak kami memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan,” harapnya.


Kawasan Bukik Ponggang sendiri terus berkembang sejak mulai diarahkan sebagai destinasi wisata desa. Pemerintah desa sebelumnya telah melakukan berbagai pembenahan kawasan, termasuk pembangunan fasilitas pendukung dan promosi potensi wisata.


Melalui kunjungan civitas Universitas Baiturrahmah ini, Jalnibus berharap semakin banyak pihak mengenal Bukik Ponggang sebagai salah satu permata wisata di Kabupaten Sijunjung.


Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam sekaligus mengembangkan potensi wisata secara berkelanjutan.


“Ini adalah kekayaan yang kita wariskan untuk anak cucu. Karena itu, mari kita jaga alamnya, kita lestarikan budayanya dan kita kembangkan wisatanya agar Bukik Ponggang semakin dikenal,” pungkas Jalnibus.


#GP | Herman | JB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS