JMSI Sumbar Dikukuhkan, Lima Tokoh Terima Anugerah JMSI Awards 2026 - Go Parlement | Portal Berita

JMSI Sumbar Dikukuhkan, Lima Tokoh Terima Anugerah JMSI Awards 2026

Minggu, Agustus 30, 2026

 


Padang(SUMBAR).GP— Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Barat memasuki babak baru setelah kepengurusan periode 2026 dikukuhkan. Pelantikan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus upaya memperkuat peran perusahaan pers dalam membangun ekosistem media siber yang profesional, kredibel, dan bertanggung jawab.



Pelantikan kepengurusan JMSI Sumbar itu dirangkaikan dengan JMSI Awards 2026. Penghargaan diberikan kepada lima tokoh dari berbagai bidang yang dinilai memiliki kontribusi bagi masyarakat dan daerah.



Kelima penerima penghargaan tersebut berasal dari latar belakang berbeda, mulai dari politik, lingkungan, kebencanaan, dunia usaha, hingga pendidikan di daerah terpencil.



Ketua JMSI Sumbar periode 2026, Aguswanto, mengatakan pelantikan bukan merupakan tujuan akhir organisasi. Menurut dia, JMSI harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pers sekaligus masyarakat.



“Kita ingin JMSI tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi benar-benar memberikan kontribusi. Media harus tumbuh bersama daerah, mengawal pembangunan, mengkritisi kebijakan yang perlu dikritisi, dan pada saat yang sama memberikan informasi yang mencerdaskan masyarakat,” ujar Aguswanto.



*Aguswanto Pimpin JMSI Sumbar*


Aguswanto dipercaya memimpin JMSI Sumbar setelah sebelumnya menjabat sekretaris Pengda JMSI Sumbar pada periode sebelumnya.



Pengalaman tersebut menjadi modal untuk melanjutkan konsolidasi organisasi dan memperkuat hubungan antarpelaku perusahaan pers di Sumatera Barat.



Dalam kepengurusan baru, posisi sekretaris dipercayakan kepada Almudazir, pemilik Mimbar Media Grup yang juga Ketua PJKIP Sumatera Barat. Adapun posisi bendahara umum dijabat Yofialdi.



Yofialdi merupakan Direktur Utama Valoranaews Grup. Ia juga dipercaya sebagai Presidium KAHMI Sumbar periode 2026–2031 dan Ketua Pengprov Squash Sumbar periode 2026–2031.



Kepengurusan baru tersebut diharapkan dapat memperkuat organisasi, baik dalam pengelolaan perusahaan pers maupun membangun jejaring kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.



Tantangan industri media siber saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi, persaingan memperebutkan perhatian publik, derasnya arus informasi, serta maraknya informasi yang belum terverifikasi menuntut perusahaan pers untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme.



Aguswanto mengatakan media tidak boleh hanya berorientasi pada trafik dan jumlah pembaca.



“Ukuran keberhasilan media bukan hanya berapa banyak orang membaca berita kita, tetapi seberapa besar publik percaya bahwa informasi yang kita sajikan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.



*Lima Tokoh Terima JMSI Awards 2026*


Selain pelantikan pengurus, JMSI Awards 2026 menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.



Lima tokoh menerima penghargaan atas kiprah dan kontribusi mereka di bidang masing-masing.



Ketua Tim Penilai Anugerah JMSI Award, Dr. Hary Efendi Iskandar, mengatakan proses penilaian dilakukan untuk memastikan penghargaan diberikan kepada tokoh yang memiliki rekam kontribusi dan pengabdian kepada masyarakat.



Menurut dia, penilaian tidak semata-mata mempertimbangkan popularitas. Nilai pengabdian, konsistensi, manfaat, dan dampak sosial menjadi bagian dari pertimbangan dalam menentukan penerima penghargaan.



Salah satu penerima penghargaan adalah Arisal Aziz. Anggota DPR RI tersebut menerima penghargaan sebagai Tokoh Publik Terpilih atas kiprahnya di ruang publik dan perannya sebagai wakil masyarakat di tingkat nasional.



Penghargaan berikutnya diberikan kepada Dewi Sukmawati sebagai Tokoh Peduli Lingkungan. Dedikasinya dalam menginisiasi bank sampah menjadi salah satu perhatian dalam pemberian penghargaan tersebut.



Bank sampah dinilai tidak hanya berkaitan dengan persoalan pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.



Untuk kategori Tokoh Penanganan Bencana, penghargaan diberikan kepada Patra Rina Dewi, pendiri KOGAMI Sumatera Barat.



Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasinya dalam bidang kebencanaan, terutama karena mitigasi dan kesiapsiagaan merupakan kebutuhan penting bagi daerah yang memiliki risiko bencana seperti Sumatera Barat.



Sementara itu, Ronal Wahtudi, pengusaha kopi, menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Usaha Menengah Kecil.



Kiprahnya di dunia usaha dinilai menjadi bagian dari geliat ekonomi masyarakat. Usaha menengah dan kecil memiliki peran dalam menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus menggerakkan rantai ekonomi di daerah.



*Guru di Matotonan Tanpa Gaji*


Penghargaan kelima diberikan kepada Rabiatul Adawiyyah sebagai Tokoh Pendidikan.



Rabiatul merupakan pengajar di Desa Matotonan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ia mengabdikan diri mengajar anak-anak di wilayah tersebut tanpa menerima gaji.



Matotonan merupakan salah satu wilayah di Kepulauan Mentawai yang menghadapi tantangan geografis dan akses. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan masyarakat.



Di tengah keterbatasan itu, Rabiatul memilih tetap mengajar.



Tidak ada imbalan materi yang menjadi alasan untuk bertahan. Ia menjalankan aktivitas mengajar dengan mengandalkan komitmen untuk memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak di wilayah tersebut.



Kisah pengabdian Rabiatul menjadi perhatian dalam JMSI Awards 2026 karena memperlihatkan bentuk kontribusi yang berlangsung jauh dari sorotan publik.



Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap tenaga pendidik yang bekerja di wilayah yang aksesnya tidak semudah daerah perkotaan.



Menurut Hary Efendi Iskandar, nilai pengabdian dan dampak sosial menjadi bagian penting dalam menentukan penerima penghargaan.



Kisah Rabiatul memperlihatkan bahwa kontribusi terhadap masyarakat tidak selalu dilakukan dari ruang-ruang besar. Pengabdian juga dapat lahir dari ruang kelas sederhana di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi.



#Pers dan Kepercayaan Publik*


Pelantikan kepengurusan baru JMSI Sumbar berlangsung ketika industri media menghadapi perubahan cepat akibat perkembangan teknologi digital.



Media siber dituntut menyampaikan informasi secara cepat, tetapi tetap harus menjaga akurasi, verifikasi, keberimbangan, serta etika jurnalistik.



Dalam situasi tersebut, perusahaan pers tidak cukup hanya mengejar jumlah pembaca. Kepercayaan publik menjadi bagian penting yang harus dijaga.



Bagi JMSI Sumbar, pelantikan kepengurusan baru menjadi momentum memperkuat organisasi dan meningkatkan profesionalisme perusahaan pers.



Sementara JMSI Awards 2026 menjadi ruang untuk memberikan apresiasi kepada mereka yang dinilai telah memberikan kontribusi di tengah masyarakat.



Lima penerima penghargaan tersebut memperlihatkan beragam bentuk pengabdian. Arisal Aziz bergerak di ruang publik, Dewi Sukmawati di bidang lingkungan, Patra Rina Dewi dalam kebencanaan, Ronal Wahtudi melalui dunia usaha, dan Rabiatul Adawiyyah melalui pendidikan di wilayah Kepulauan Mentawai.



Perbedaan latar belakang tersebut menunjukkan bahwa kontribusi kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai bidang.



Bagi JMSI Sumbar, tantangan ke depan bukan hanya bagaimana organisasi dapat tumbuh, tetapi juga bagaimana perusahaan pers anggotanya mampu menghadirkan informasi yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.



Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat membutuhkan media yang tidak hanya cepat menyampaikan berita, tetapi juga mampu menjaga akurasi dan kepercayaan publik.



Dan di tengah hiruk-pikuk dunia digital itu, kisah Rabiatul Adawiyyah menyisakan pesan sederhana.



Di sebuah desa yang jauh dari pusat kota, seorang guru tetap berdiri di depan kelas.



Tanpa gaji.



Tanpa sorotan.



Namun tetap mengajar anak-anak Matotonan karena mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan merencanakan masa depan.


#GP | Ce

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS