Sijunjung (SUMBAR).GP- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung menggelar kegiatan Bimtek Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) di Aula Dinas Pendidikan selama 3 hari, Selasa- Kamis, 11-13 Agustus 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Puji Basuki, SP., MMA melalui Kasi Kurikulum SD Andi Furnandi, S.Pd.,MM mengatakan kegiatan BSAN yang ini merupakan angkatan kedua diikuti para guru, kepala sekolah dan Pengawas dengan peserta sebanyak 40 orang.
Pada kegiatan Bimtek BSAN ini kita mengundang nara sumber Bunda Riri Benny Dwifa selaku Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sijunjung.
Menurut Andi, angkatan pertama BSAN ini juga telah dilaksanakan pada tanggal 4-6 Agustus 2026 dengan jenis peserta yang sama tetapi berbeda orangnya.
Dikatakan Andi Furnandi, Budaya Sekolah Aman dan Nyaman adalah keseluruhan tata nilai, sikap, dan perilaku di lingkungan satuan pendidikan untuk menjamin pelindungan fisik, kesejahteraan psikologis, keamanan sosiokultural, serta keadaban digital.
Kebijakan ini diatur melalui Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 guna mewujudkan ekosistem belajar yang inklusif dan bebas dari kekerasan.
Dimensi Utama Budaya Sekolah Aman & Nyaman
Pelindungan Fisik: Lingkungan sekolah yang sehat, kokoh, bersih, serta aksesibel bagi penyandang disabilitas.
Kesejahteraan Psikologis: Suasana emosional yang positif, bebas dari perundungan (bullying), dan adanya ruang aman bagi murid untuk bersuara.
Keamanan Sosiokultural: Sikap saling menghargai keragaman, inklusivitas, serta penolakan terhadap segala bentuk diskriminasi.
Keadaban Digital: Etika berinteraksi yang santun di ruang siber, literasi digital, serta pelindungan data pribadi warga sekolah.
Hadir juga dalam Bimbingan Teknis BSAN baik tahap pertama dan kedua Kadis Pendidikan dan Kabid SD, ujar Andi menuturkan.
#GP | Herman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar