Sijunjung (SUMBAR).GP- Komitmen Pemerintah Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus dalam membangun masyarakat yang sehat terus diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Kali ini, STIKes Ranah Minang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Serviks yang menyasar Bundo Kanduang, TP-PKK, dan kader kesehatan nagari. Kegiatan berlangsung di Kantor Wali Nagari Tanjung Bonai Aur, Jumat (10/07/2026).
Kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker sebagai upaya pencegahan dan penanganan sejak awal. Program ini juga sejalan dengan kebijakan dan program prioritas Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut dosen STIKes Ranah Minang Ns. Ayuro Cumayunaro, M.Kep., Sp.Kep.MB bersama tim pengabdian, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung Sri Suyati, S.Kep., M.M mewakili Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Sijunjung Burhanuddin, S.Pd., Ing., M.M, Kepala Puskesmas Kumanis Afriyeni, S.Tr.Kep, Ketua LKAAM Kabupaten Sijunjung sekaligus Ketua KAN Kenagarian Tanjung Bonai Aur, Z. Dt. Gindo Jalelo, Wali Nagari Hendra Basri, A.Md., NL.P, Ketua TP-PKK Nagari Sutri Nengsih, Bundo Kanduang Ernelis, serta kader kesehatan nagari.
Dalam sambutannya, Wali Nagari Hendra Basri menyampaikan apresiasi kepada STIKes Ranah Minang, khususnya kepada Ns. Ayuro Cumayunaro, atas terwujudnya program yang sebelumnya diusulkan Pemerintah Nagari, yaitu "Optimalisasi Peran Bundo Kanduang sebagai Agen Literasi dalam Sosialisasi Deteksi Dini Kanker di Tanjung Bonai Aur."
Menurutnya, kolaborasi yang didukung pendanaan dari Kementerian Sains dan Teknologi tersebut merupakan bukti nyata sinergi antara Perguruan Tinggi dan Pemerintah Nagari dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada STIKes Ranah Minang yang telah merealisasikan program ini. Di tengah kondisi efisiensi anggaran Pemerintah saat ini, kolaborasi seperti ini menjadi sangat berarti. Mari kita aplikasikan makna lirik pada Lagu Indoseia Raya *"Bangunlah Jiwanya dan Bangunlah Badannya"* dengan membangun kesehatan masyarakat secara bersama-sama," ujar Hendra Basri.
Sementara itu, Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Sijunjung, Burhanuddin, menyampaikan apresiasi atas berbagai inovasi yang terus dilakukan Pemerintah Nagari Tanjung Bonai Aur.
"Teruslah semangat membangun Nagari Tanjung Bonai Aur. Kolaborasi seperti ini menjadi contoh nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," katanya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, Sri Suyati, S.Kep., M.M., yang hadir mewakili Kepala Dinas, juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Nagari Tanjung Bonai Aur dan STIKes Ranah Minang.
Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan yang pertama dilaksanakan oleh Pemerintah Nagari di lingkungan Kabupaten Sijunjung.
"Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Nagari Tanjung Bonai Aur serta STIKes Ranah Minang. Hingga saat ini, kegiatan seperti ini baru dilaksanakan di Nagari Tanjung Bonai Aur. Semoga dapat menjadi contoh bagi nagari-nagari lain dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat melalui deteksi dini penyakit,serta selaras juga dengan program – program yang ada pada lingkungan Dinas Kesehatan" ungkapnya.
Sebelum penyampaian materi oleh tim STIKes Ranah Minang dan Kepala Puskesmas Kumanis, kegiatan diawali dengan penyerahan alat peraga penyuluhan dari STIKes Ranah Minang kepada Pemerintah Nagari Tanjung Bonai Aur sebagai sarana edukasi kesehatan masyarakat. Selanjutnya dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesadaran dan pencegahan kanker melalui deteksi dini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Bundo Kanduang, TP-PKK, dan kader kesehatan Nagari mampu menjadi agen edukasi di tengah masyarakat sehingga pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan secara luas dan berkelanjutan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan pemerintah nagari diharapkan terus berkembang demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan berkualitas.
#GP | HB






Tidak ada komentar:
Posting Komentar