Padang Panjang (SUMBAR).GP — Pemerintah Kota Padang Panjang memperoleh alokasi Transfer Keuangan ke Daerah (TKD) Bencana sebesar Rp79,01 miliar dari Pemerintah Pusat untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di daerah tersebut.
Informasi itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Bantuan TKD Bencana di wilayah Sumatera yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual, Rabu (17/6/2026).
Rakor tersebut diikuti seluruh pemerintah daerah penerima bantuan bencana di Pulau Sumatera.
Dalam pertemuan itu, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya percepatan realisasi bantuan yang telah dialokasikan oleh Pemerintah Pusat.
Menurutnya, percepatan penyaluran dana menjadi kunci agar program rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak.
"Pemerintah daerah yang mendapatkan tambahan TKD agar segera melakukan percepatan proses penyaluran bantuan. Pemerintah Pusat juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai target," tegas Tito.
Ia juga menegaskan akan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah daerah guna memastikan progres pemulihan pascabencana berjalan sebagaimana yang direncanakan.
Selain menerima dukungan pendanaan dari Pemerintah Pusat, Kota Padang Panjang juga menunjukkan komitmennya dalam memperkuat solidaritas antardaerah. Pemko mengalokasikan bantuan keuangan sebesar Rp3 miliar untuk daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh.
Bantuan tersebut masing-masing sebesar Rp2 miliar untuk Kabupaten Nagan Raya dan Rp1 miliar untuk Kabupaten Aceh Tenggara. Langkah ini menjadi bentuk kepedulian dan dukungan Padang Panjang terhadap percepatan pemulihan daerah yang juga mengalami dampak bencana.
Mewakili Wali Kota Hendri Arnis, Wakil Wali Kota Allex Saputra menyampaikan bahwa proses administrasi dan mekanisme penyaluran bantuan saat ini tengah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Saat ini seluruh proses sedang berjalan. Kami berharap dalam waktu dekat bantuan yang telah dialokasikan dapat segera diterima oleh pihak terkait sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung percepatan pemulihan daerah terdampak bencana," kata Allex.
Ia menambahkan, keberhasilan program rehabilitasi dan rekonstruksi tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Dukungan anggaran yang memadai serta koordinasi yang efektif dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan berbagai sektor yang terdampak.
Dengan alokasi TKD Bencana sebesar Rp79,01 miliar tersebut, Pemko Padang Panjang berharap berbagai program pemulihan dapat berjalan optimal, mulai dari pembangunan kembali infrastruktur yang rusak hingga pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat kembalinya kehidupan masyarakat ke kondisi normal sekaligus meningkatkan ketangguhan daerah dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
Rakor tersebut turut dihadiri Kepala BPBD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkim, Sekretaris Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, serta perwakilan BPKD Kota Padang Panjang yang mendampingi Wakil Wali Kota selama pelaksanaan kegiatan.
#GP | Ce






Tidak ada komentar:
Posting Komentar