Sijunjung (SUMBAR).GP- Kegiatan pesantren Ramadhan 1447 Hijriah bertemakan "Penyelenggaraan Jenazah" mendapat perhatian serius dan penuh antusias dari siswa siswi kelas X SMKN 2 Sijunjung, yang digelar di Masjid Raya Al Iklas Sijunjung, Rabu (4/3/2026).
Dari pengamatan, masih banyak generasi mudah yang belum paham bahkan tidak bisa sama sekali melakukan tata cara penyelenggaraan mayat," ujar beberapa orang guru.
Ustadz H. M. Fauzi, S. Pd., M. Pd guru SMAN 9 Sijunjung sebagai narasumber dalam Pesantren Ramadhan itu, mengatakan setiap yang hidup pasti mati karena sudah ketentuan Allah. SWT.
Jika ada sesorang sakaratul maut malah disunnahkan untuk membaringkan ke kanan menghadap arah kiblat dan tuntun dengan mengucapkan kalimat "Laa Ilaha illallah" serta bacakanlah Yasinan
Dan apabila sudah meninggal segera lakukan, pemejaman matanya dengan mengusap wajah dari dahi sampai dagu. Kemudian lemaskan tubuhnya dengan meluruskan kakinya, jika terasa sulit komunikasikan dengan petugas kesehatan.
Lalu katupkan mulutnya dengan dua tangan, jika tidak bisa ikat dengan kain, seterusnya baringkan mayat itu, menghadap kiblat, lipatkan tangan dengan posisi tangan kanan diatas tangan kiri dan ucapkan kalimat tarji untuk menguatkan anggota keluarga yang di tinggalkannya.
Lebih lanjut guru Pendidikan Agama Islam SMAN 9 Sijunjung ini menjelaskan, membimbing siswa siswi tentang tatacara Fardu kifayah sampai dengan pemakaman jenazah.
Perlu diingat bahwa tata cara penyelenggaraan jenazah muslim dapat berbeda-beda tergantung pada tradisi dan budaya setempat, namun yang paling penting adalah melaksanakannya dengan khusyuk dan tidak boleh membicarakan kejelekan yang ditemui pada si mayit.
"Allah berikan ganjaran pahala bagi penyelenggarakan mayat, sama dengan mendapatkan pahala sebanyak 2 Bukit Uhud " tutup M.Fauzi.
#GP | Herman | RH






Tidak ada komentar:
Posting Komentar