Oleh: Ajral Muhsinin, S.Pd.I., M.Pd.
Sijunjung (SUMBAR).GP- Menunggu beduk berbuka di sore hari Ramadhan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Ada rasa harap, syukur, dan kebersamaan yang begitu terasa.
Dewasa ini, banyak lembaga, sekolah, instansi, hingga komunitas yang menggelar buka puasa bersama, baik di rumah, mushalla, masjid, maupun di kafe.
Tradisi ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi memiliki banyak keutamaan dan nilai ibadah di dalamnya.
Dalam ajaran Islam, berbuka puasa adalah momen istimewa. Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang memberi makan kepada orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun.
Hal ini menjadi dasar kuat betapa mulianya kebiasaan berbuka bersama.
1. Ajang Silaturrahmi
Buka puasa bersama menjadi sarana mempererat silaturrahmi. Dalam kesibukan sehari-hari, sering kali kita sulit meluangkan waktu untuk berkumpul. Melalui momen ini, teman lama dapat kembali bertemu, hubungan yang renggang bisa kembali hangat, dan komunikasi yang sempat terputus dapat terjalin kembali.
Silaturrahmi sendiri memiliki keutamaan besar dalam Islam, di antaranya melapangkan rezeki dan memanjangkan umur dalam keberkahan. Maka, buka bersama bukan sekadar makan bersama, tetapi juga ibadah sosial yang penuh nilai pahala.
2. Berbagi Rezeki
Buka puasa bersama juga menjadi ajang berbagi rezeki. Ada yang membawa hidangan dari rumah, ada yang menyumbang minuman, ada pula yang membiayai seluruh konsumsi. Semua dilakukan dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan.
Dalam momen ini, yang berlebih dapat membantu yang kekurangan. Bahkan di beberapa tempat, acara buka bersama dirangkaikan dengan santunan anak yatim atau berbagi takjil kepada masyarakat sekitar. Nilai empati dan kepedulian sosial pun semakin tumbuh.
3. Menjalin Hubungan Sosial
Selain mempererat silaturrahmi, buka bersama juga memperkuat hubungan sosial antaranggota masyarakat. Di sekolah, kegiatan ini menumbuhkan kekompakan antara guru dan siswa. Di kantor, mempererat hubungan antara pimpinan dan karyawan. Di lingkungan masyarakat, menumbuhkan rasa persaudaraan dan kebersamaan.
Hubungan sosial yang harmonis akan menciptakan lingkungan yang damai dan saling mendukung. Inilah salah satu hikmah Ramadhan sebagai bulan pembinaan diri dan masyarakat.
Menjelang beduk berbuka sore ini, mari kita luruskan niat bahwa setiap kebersamaan yang kita lakukan adalah bagian dari ibadah. Jadikan buka puasa bersama bukan hanya tradisi, tetapi sarana memperkuat ukhuwah, memperbanyak pahala, dan menebar kebaikan.
Semoga setiap suapan yang kita nikmati saat berbuka membawa keberkahan, dan setiap kebersamaan yang terjalin menjadi amal jariyah di sisi Allah SWT.
#GP | Herman | 04 Maret 2026.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar