Sijunjung (SUMBAR).GP- “Salah satu akhlak mulia yang diajarkan dalam Islam adalah memaafkan, karena dengan memaafkan hati akan terbebas dari rasa dendam dan kebencian,” demikian Tausyiahnya Amrina Rosyadah, staf KUA Kecamatan Kamang Baru, di Balai Nikah KUA Kamang Baru, Rabu (11/03/2026).
Kegiatan tersebut dipandu Robbiah Nurul Islami, Penyuluh Agama Islam Kamang Baru, diikuti oleh para penghulu, seluruh penyuluh agama, serta staf KUA Kecamatan Kamang Baru itu, berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kekhusyukan, dan kebersamaan.
Lebih lanjut, Amrina Rosyadah menyampaikan bahwa memaafkan merupakan salah satu akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Sikap memaafkan tidak hanya menunjukkan kelapangan hati seseorang, tetapi juga menjadi jalan untuk meraih pahala dan keridhaan Allah SWT.
Dengan mengutip firman Allah SWT dalam QS. Ali Imran ayat 134:
ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ وَٱلْكَٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ
“(yaitu) orang-orang yang berinfak baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.”
Amrina menjelaskan bahwa dalam ayat tersebut Allah SWT memuji orang-orang yang mampu menahan amarah serta memberikan maaf kepada orang lain. Sikap tersebut merupakan bagian dari akhlak orang-orang yang bertakwa dan dicintai oleh Allah SWT.
Amrina Rosyadah juga menekankan bahwa bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia. Ramadhan tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga untuk memperbaiki hubungan sosial yang mungkin sempat renggang.
Menurutnya, dengan membuka hati untuk memaafkan, seseorang akan terbebas dari perasaan dendam dan kebencian yang dapat memberatkan hati. Sebaliknya, memaafkan akan menghadirkan ketenangan, kedamaian, serta mempererat tali persaudaraan.
"Mari kita menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, membersihkan hati, serta memperkuat ukhuwah dengan sesama. Semoga dengan saling memaafkan di bulan Ramadhan ini, hati kita menjadi lebih tenang dan kehidupan kita dipenuhi keberkahan dari Allah SWT,” tutupnya.
#GP | Nurul






Tidak ada komentar:
Posting Komentar