Menunggu Beduk Magrib: Hikmah Ramadhan pada Kehidupan Sosial - Go Parlement | Portal Berita

Menunggu Beduk Magrib: Hikmah Ramadhan pada Kehidupan Sosial

Minggu, Maret 15, 2026

 


Oleh: Herman, S.Ag 

Ketua Lazismu Sijunjung 



Sijunjung (SUMBAR).GP-  Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan rahmat dari Allah SWT. Selama sebulan penuh umat Islam menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk ketaatan kepada Allah. 


Namun, Ramadhan tidak hanya berkaitan dengan ibadah yang bersifat pribadi antara seorang hamba dengan Tuhannya, tetapi juga memiliki hikmah yang sangat besar dalam kehidupan sosial.



Ramadhan mengajarkan umat Islam untuk lebih peka terhadap kondisi sesama. Ketika seseorang menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, ia belajar merasakan bagaimana keadaan orang-orang yang setiap hari hidup dalam kekurangan. Dari pengalaman ini tumbuh rasa empati, kepedulian, dan keinginan untuk membantu mereka yang membutuhkan.



Oleh karena itu, Ramadhan juga dikenal sebagai bulan berbagi. Banyak umat Islam yang memperbanyak sedekah, memberi makan orang yang berbuka puasa, membantu fakir miskin, serta mempererat silaturahmi dengan keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar.


Nilai-nilai ini menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat hubungan sosial dan mempererat persaudaraan. Teladan terbaik dalam hal kedermawanan adalah Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muhammad disebutkan bahwa beliau adalah orang yang paling dermawan. 


Bahkan kedermawanan beliau semakin bertambah pada bulan Ramadhan. Dalam hadits riwayat Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj disebutkan:

"Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan ketika Jibril menemuinya."


Hadits ini mengajarkan kepada kita bahwa Ramadhan adalah waktu yang sangat tepat untuk memperbanyak amal kebajikan, terutama yang berkaitan dengan kepentingan sosial. Sedekah, membantu sesama, memberi makan orang yang berbuka, serta mempererat silaturahmi merupakan amalan yang sangat dianjurkan.



Dengan demikian, puasa tidak hanya melatih kesabaran dan ketakwaan secara pribadi, tetapi juga membentuk masyarakat yang lebih peduli, penuh kasih sayang, dan saling membantu. Inilah salah satu hikmah besar Ramadhan dalam kehidupan sosial.


Mari kita jadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbanyak kebaikan sosial, mempererat hubungan persaudaraan, serta menumbuhkan rasa empati kepada sesama.


Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita di bulan yang mulia ini dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin. 


#GP | Sijunjung | 15 Maret 2026.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS