Yusman B Pimpinan Indah Sprey Bedsheet Muaro : Dahulunya penjahit baju dan celana, kini menjadi pengusaha sprey. - Go Parlement | Portal Berita

KELUARGA BESAR GOPARLEMENT, Mengucapkan SELAMAT dan SUKSES Kepada Bapak Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA. Atas Terpilihnya Kembali Sebagai. KETUA UMUM PERSATUAN PEWARTA WARGA INDONESIA, Periode 2022 - 2027. Tertanda Pimpinan Redaksi RIFNALDI.

Breaking

Halaman

AL-RASYID CARPETS

Satu Satunya Tokoh Carpets Terlengkap di Sumbar Dengan Berbagai Produk Luar dan Dalam Negeri...........Display Produk..........Tersedia Karpet Rumah - Karpet Mesjid & Mushala - Karpet Kantor dan Hotel--Karpet masjid unggulan merek OSCAR ( Turki & IRAN ) ---Karpet masjid unggulan lain merek SULTAN (TURKI)---Karpet masjid oscar---Yavuz Karpet masjid---Istiqlal Karpet Masjid Polos---Koleksi Carpet terbaru Silk---Koleksi Carpet Shaggy---Karpet Lantai---Pemasangan Karpet Masjid---Produk dan Motif Terbaru Karpet Turkey---Karpet Ballroom Custom Design dan Karpet Ballroom Custom---Pemasangan Karpet Masjid Persia Kualitas Premium---Karpet Meteran>>>SILAKAN KUNJUNGI TOKO KAMI>>>Jalan Belakang Olo No.65>>>Atau Contak 0822 3815 5519 / 0812 6666 5431

Yusman B Pimpinan Indah Sprey Bedsheet Muaro : Dahulunya penjahit baju dan celana, kini menjadi pengusaha sprey.

Selasa, Mei 31, 2022


Sijunjung (SUMBAR).GP- Dalam kunjungan Kepala BKKBN Republik Indonesia, Dr.(HC) dr.Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) ke Kabupaten Sijunjung, Senin (30/5) kemarin, panitia membuka lapak "Gelanggang Dagang" Produk  Komunitas Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Kabupaten Sijunjung negeriku tercinta.


Kepala BKKBN Hasto langsung meninjau dan kelihatan beliau gembira dan memberikan apresiasi atas hasil produk dari UPPKA binaan BKKBN itu.


Dari pantauan media di arena gelanggang dagang UPPKA Kabupaten Sijunjung itu banyak dilihat dan bahkan bisa dicicipi berupa minuman jahe merah yang disuguhkan pelayannya kemaren.


Hasil produk dari UPPKA Kabupaten Sijunjung tersebut yang tampak dipromosikan ikan Salai dari Lubuk Tarok, Kopi Carano Ameh dari Tanjung Labuah Kecamatan Sumpur Kudus, Gulo semut dari Kumanis, kalamai urang awak, kipang dari Muaro, Ceta Bacorak Cantini dari Kunangan Parit Rantang, Kamang Baru, Songket Unggan, Tas jali jali dari Muaro Bodi, dan jahe merah CR2 dan banyak lainnya lagi.


Selain menampilkan hasil produk UPPKA juga ada usaha perorangan yang hadir di Arena gelanggang dagang UPPKA yang digelar dalam kunjungan Kepala BKKBN Republik Indonesia Hasto Wardoyo tersebut.


Sebut saja namanya Yusman B pensiunan dari  Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung,  yang pernah tugas di UPTD dan kantor Camat Koto VII dia  pensiun dini  tahun  2015 dalam usia 54 tahun dengan pangkat dan golongan Pengatur Tingkat I Golongan II/d.


Yusman B yang ditemui media di arena gelanggang dagang UPPKA Kabupaten Sijunjung itu  membuka lapak sebuah meja berisikan sprey dan Bedcaver untuk keperluan kebahagiaan rumah tangga.


"Saya punya barang dagangan ini, untuk menciptakan rumah tangga bahagia. Bagi yang sudah merasa lemah kendur  semangat rumah tangganya, cukup tukar sprey dan beli sprey ini, Insyaallah kembali hangat dan keluarganya jadi  utuh lagi," katanya sambil promosikan sprey satu satunya produk Sijunjung.


Dikatakan Yusman, dia sudah putar haluan dan ganti usaha sejak 6 tahun lalu, dari tahun 1980 menggeluti usaha  menjahit  baju dan celana baik untuk anak sekolah dan orang dewasa dengan nama usaha "Umega Tailor" di Tanjung Ampalu sambil melakukan tugas kedinasannya sebagai Pegawai Negeri Sipil.


"Alhamdulillah, usaha ini lebih simpel dari usaha sebelumnya, baik cara menjahitnya, maupun pemilihan bahan baku sampai mempromosikan dan menjualnya sangat mudah dan menjanjikan sekali," katanya.


Atas pertanyaan media, Yusman B yang  beristerikan Asmida Fitri asal Pariaman punya 4 orang anak itu mengaku, omsetnya telah berkembang dalam masa 6 tahun terakhir  ini dari Rp5 juta  kini menjadi Rp30 juta.



"Isterinya Asmida Fitri ( orang Pariaman) ini,  memang punya hobi berdagang,  bersama keluarga kita buka usaha ini di Simpang Logas Muaro Sijunjung," tutur Yusman orang dari Kecamatan Koto VII Itu. 


Menjawab pertanyaan, bagaimana cara menjalan usaha dagangan sprey dan Bedcavernya, Yusman B mengaku berjualan secara of line dan on line. Jadi ada orang yang mesan lewat WA nya dan ada yang langsung datang ke warungnya di Simpang Logas Muaro. Kita pun promosi produk sprey ini melalui media sosial seperti Facebook dan WhatsApp.


Memproduksi sesuai pesanan yang ada.Tetapi kekuatan sehari satu orang tenaga bisa menyelesaikan 3 lembar sprey dan bila kita bekerja dua orang tenaga, tentu hasilnya 6 lembar, kalau pesanan banyak kita punya kemenakan yang bisa dipanggil saat pesanan melonjak.


Dikatakan, kita punya langganan secara on line kini, di Palangki ada 4 grup, di Lintau ada 4 grup, dengan ibu ibu di kodim ada 4 grup dan banyak lagi langganan yang sifatnya perorangan.


Bicara soal harga, Yusman menuturkannya, kalau satu sprey Rp300.000,- dan kalau satu set dengan badcaver menjadi Rp800.000,- jadi kalau satu Bedcaver saja nilainya Rp500.000,- 



Sasaran pelanggan kita adalah Rumah Tangga, hotel, rumah sakit atau asrama dan lain-lain, usaha kita ini telah punya Izin Industri Nomor 1266000722036 dengan Made In Sijunjung. Bagi yang ingin memesan dapat menghubungi WA 085274833019 atau HP 085263489468, ungkap Yusman.B pimpinan Indah Sprey Muaro Sijunjung.


#GP | Herman.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS