Ketua Fraksi PKS H.Hendri Susanto, LC : Dorong penggunaan Dana APBD Sijunjung maksimalkan untuk menanggulangan Civid-19. - Go Parlement | Portal Berita
loading...


# Gadget # Iptek

Breaking

Sabtu, 28 Maret 2020

Ketua Fraksi PKS H.Hendri Susanto, LC : Dorong penggunaan Dana APBD Sijunjung maksimalkan untuk menanggulangan Civid-19.

Sijunjung(SUMBAR).GP- Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sijunjung, H.Hendri Susanto, LC mendorong agar penggunaan dana APBD Sijunjung,  maksimalkan untuk mengantisipasi penyebaran Corona virus Disease(Civid-19).

Hal itu diungkapkan Ustadz Hendri Susanto, ketika menjawab pertanyaan www.goparlement.com sehubungan dengan penanganan covid-19 di Sijunjung via WhatsAppnya, Sabtu(28/3) 

Ustadz H. Hendri Susanto,Lc yang akrab disapa UHS dan kawan-kawan di DPRD  terus mendorong agar APBD Sijunjung agar  semaksimal mungkin digunakan untuk penanganan Covid -19 khususnya di Kabupaten Sijunjung. 

Sesuai dengan arahan yang disampaikan  Presisen dan Menteri keuangan, bahwa   Pemerintah Daerah bersama DPRD  sudah diberi ruang untuk itu,  demi percepatan antisipasi penyebaran covid-19.

UHS menyampaikan,  dana Biaya Tidak Terduga (BTT) sejumlah 2,8 Miliar yang sudah dianggarkan tahun 2020 ditambah dengan rasionalisasi Anggaran di semua dinas, dengan total 6,7 Miliar telah dicadangkan untuk penanggulangan COVID 19 di Kabupaten Sijunjung.

Kegunaan dana tersebut  adalah untuk Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Pusat pelayanan Kesehatan lain  serta untuk  kegiatan pemeriksaan di perbatasan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama Tim yang ditetapkan.

"Bagaimanapun, kita harus lakukan bersama untuk menjaga kepentingan yang lebih besar, yaitu keselamatan jiwa masyarakat kita," tegas UHS.

UHS dan rekan-rekan Fraksi PKS meminta agar dana ini dialokasikan juga dalam bentuk bantuan bagi masyarakat yang kurang mampu di Lansek manih ini.

Mengingat  situasi saat ini,  usaha dan penghasilan masyarakat banyak yang lumpuh, disamping harga karet murah dan juga tidak ada lagi barang yang bisa dijualnya.

"Apalagi masyarakat yang sehari hari berprofesi sebagai sopir, tukang ojek, pedagang kecil, dan lain lain hidupnya kini sangat terdampak dengan covid-19," tulis Hendri 

"Bukan tidak mungkin kedepannya, jumlah orang yang perlu dibantu itu semakin bertambah," lanjut UHS 

#GP | Herman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS