Padang Masuk Radar Investasi Nasional, PTSP Dinilai Kementerian Investasi - Go Parlement | Portal Berita

Padang Masuk Radar Investasi Nasional, PTSP Dinilai Kementerian Investasi

Kamis, September 17, 2026


PADANG (SUMBAR).GP — Kota Padang mulai mendapat sorotan di level nasional dalam urusan pelayanan investasi. Pemerintah Kota Padang ditetapkan sebagai Nomine Kategori Kota dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemerintah Daerah Tahun 2026.


Capaian tersebut diumumkan dalam Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026 yang digelar Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Auditorium Nusantara Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Rabu (16/9/2026) kemaren.


Piagam penghargaan sebagai nomine diterima langsung Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dari Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani. Maigus hadir bersama Kepala DPMPTSP Kota Padang, Fauzan Ibnovi.


Bagi Pemko Padang, capaian tersebut bukan sekadar seremoni penghargaan. Status nomine menjadi penanda bahwa kualitas pelayanan perizinan dan upaya mempercepat kemudahan berusaha di Kota Padang masuk dalam radar penilaian pemerintah pusat.


Maigus mengatakan capaian itu justru harus menjadi pemacu bagi Pemko Padang untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, terutama dalam memberikan kemudahan, kecepatan, dan kepastian kepada masyarakat serta dunia usaha.


Menurutnya, investasi tidak cukup hanya mengandalkan potensi daerah.

 Pemerintah juga dituntut menghadirkan pelayanan yang mampu memberikan kepastian bagi investor sejak proses perizinan hingga kegiatan usaha berjalan.


“Kita tidak ingin penghargaan hanya menjadi tujuan. Yang paling penting, capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin terpacu memberikan pelayanan terbaik kepada siapa pun, terutama calon-calon investor yang masuk ke Kota Padang,” ujar Maigus.


Ia menegaskan, Pemko Padang memilih pendekatan sinergi dan kolaborasi dengan pelaku usaha serta seluruh perangkat daerah untuk membangun ekosistem investasi yang lebih terbuka.


Melalui Program Unggulan Padang Melayani, pemerintah daerah terus mengembangkan sejumlah sektor potensial, di antaranya kawasan wisata, revitalisasi pasar dan UMKM, optimalisasi potensi ekonomi daerah, serta digitalisasi pelayanan publik.


“Konsep kita adalah sinergi dan kolaborasi untuk investasi. Kita ingin Padang menjadi kota yang terbuka bagi dunia, sehingga potensi yang kita miliki bisa dikembangkan dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” katanya.


Pelayanan Jadi Penentu Iklim Investasi


Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan kualitas pelayanan pemerintah daerah merupakan salah satu elemen penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.


Pelayanan yang cepat, mudah dan memberikan kepastian, menurutnya, dibutuhkan untuk menciptakan kepercayaan bagi pelaku usaha sekaligus mendorong aktivitas investasi di daerah.


“Kami berharap pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga iklim investasi semakin kondusif dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi. Tekad tersebut sesuai dengan tema Anugerah Layanan Investasi tahun ini yakni ‘Investasi Tumbuh, Hilirisasi Tangguh, Indonesia Maju’,” ungkap Rosan.


Sementara itu, Sekretaris Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Sekretaris Utama BKPM, Mohammad Rudy Salahuddin, menjelaskan proses penilaian dilakukan melalui beberapa tahapan.


Penilaian mencakup penilaian mandiri, verifikasi dan validasi lapangan hingga penetapan nominasi. Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian ialah komitmen pemerintah kabupaten dan kota dalam menerapkan kemudahan perizinan berusaha berbasis risiko sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025.


“Harapannya, pemberian penghargaan ini dapat menggambarkan implementasi dan percepatan pelayanan perizinan berusaha di daerah. Penilaian juga mencakup upaya meningkatkan kualitas layanan perizinan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan,” jelas Rudy.


Bagi Kota Padang, masuknya dalam jajaran nomine ALI 2026 menempatkan kualitas pelayanan investasi sebagai salah satu indikator penting dalam agenda pembangunan daerah.


Tantangannya kini bukan berhenti pada predikat nomine, tetapi bagaimana capaian tersebut diterjemahkan menjadi pelayanan yang semakin sederhana, transparan dan memberikan kepastian bagi masyarakat maupun investor yang akan menanamkan modal di Kota Padang.

#GP | Ce

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS