Wali Kota Hendri Arnis Tinjau Pasar Pusat, Dorong Penataan dan Optimalisasi Toko yang Tidak Aktif - Go Parlement | Portal Berita

Wali Kota Hendri Arnis Tinjau Pasar Pusat, Dorong Penataan dan Optimalisasi Toko yang Tidak Aktif

Jumat, Juni 05, 2026


Padang Panjang (SUMBAR).GP— Komitmen Pemerintah Kota Padang Panjang dalam mewujudkan Pasar Pusat yang tertib, nyaman, dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat terus diperkuat. 


Hal itu terlihat saat Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, turun langsung meninjau kondisi pasar sekaligus berdialog dengan para pedagang untuk menyerap berbagai aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi.


Didampingi sejumlah pejabat terkait, Hendri menyusuri berbagai area pasar, menyapa pedagang dan pembeli, serta melihat secara langsung aktivitas perdagangan yang berlangsung setiap hari. 


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan penataan pasar berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.


Dalam kesempatan itu, para pedagang menyampaikan sejumlah masukan terkait kenyamanan berjualan, penempatan lokasi usaha, hingga upaya meningkatkan jumlah pengunjung pasar. 


Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hendri menegaskan bahwa penataan pasar akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip keadilan bagi seluruh pedagang.


Salah satu langkah yang tengah disiapkan pemerintah adalah mendorong pedagang kaki lima yang masih berjualan di area kurang tertata agar memanfaatkan kios dan toko yang masih kosong di dalam bangunan pasar. 


Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pasar yang lebih rapi, memperlancar arus pengunjung, sekaligus menghidupkan aktivitas perdagangan di dalam gedung pasar.


Namun dalam peninjauan tersebut, Wali Kota juga menemukan sejumlah toko yang berada di lokasi strategis dalam kondisi tertutup dan tidak dimanfaatkan untuk berjualan, meskipun telah memiliki pemilik.


Menurut Hendri, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius karena keberadaan toko di pasar seharusnya mampu mendukung aktivitas ekonomi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.


“Kalau ada pedagang yang benar-benar ingin berusaha dan aktif berjualan, mereka harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk menempati lokasi yang potensial. Sebaliknya, toko yang terus-menerus tutup tentu perlu dievaluasi agar keberadaannya tidak menghambat geliat perdagangan di pasar,” tegasnya.


Ia menambahkan, penataan pasar tidak hanya berkaitan dengan penempatan pedagang, tetapi juga menyangkut optimalisasi seluruh fasilitas yang telah tersedia. 


Toko dan kios yang aktif beroperasi diyakini akan menciptakan suasana pasar yang lebih hidup, meningkatkan daya tarik pengunjung, serta mendorong perputaran ekonomi yang lebih besar.


Lebih jauh, Hendri menegaskan bahwa revitalisasi fungsi Pasar Pusat menjadi salah satu bagian penting dalam upaya membangun perekonomian daerah yang kuat dan berkelanjutan. 


Pasar yang tertata, bersih, aman, dan ramai aktivitas perdagangan akan memberikan manfaat langsung bagi pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen.


“Pasar adalah urat nadi ekonomi masyarakat. Karena itu, kita ingin seluruh potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga Pasar Pusat Padang Panjang benar-benar menjadi pusat perdagangan yang hidup, nyaman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkasnya.


#GP | Ce

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS