Sijunjung(SUMBAR).GP– Pemerintah Desa Kampung Baru, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan mengirimkan tiga anggota Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) Madya untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Siaga Penguatan Bencana Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Edotel SMKN 9 Padang tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Sumatera dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 8–10 Juni 2026.
Kepala Desa Kampung Baru, Jalnibus, S.Pd., MM., NLP, menugaskan tiga relawan terbaik desanya untuk mengikuti pelatihan tersebut. Mereka adalah M. Taher (54) selaku Ketua Linmas, Roni (39) sebagai Wakil Ketua Linmas, dan Abdul Aziz (51) yang merupakan anggota Linmas Desa Kampung Baru.
Menurut Jalnibus, keikutsertaan para relawan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penanggulangan bencana serta memperkuat sistem keamanan dan keselamatan masyarakat di tingkat desa.
“Kami menugaskan kader relawan untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat bermanfaat bagi peningkatan keamanan, kesiapsiagaan, dan ketangguhan Desa Kampung Baru dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ujar Jalnibus, Rabu (10/6/2026).
Ia menambahkan, tantangan kebencanaan yang semakin kompleks menuntut setiap desa memiliki relawan yang terlatih dan mampu melakukan langkah-langkah mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana secara cepat dan tepat.
Bimtek Kader Siaga Penguatan Bencana Tingkat Provinsi Sumatera Barat ini diikuti sekitar 68 peserta, termasuk tiga relawan dari Desa Kampung Baru. Para peserta mendapatkan berbagai materi terkait mitigasi bencana, manajemen risiko, kesiapsiagaan masyarakat, serta penguatan kapasitas relawan dalam menghadapi situasi darurat.
Diharapkan setelah mengikuti pelatihan tersebut, para relawan dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya siaga bencana serta memperkuat ketahanan desa dalam menghadapi berbagai ancaman bencana alam maupun nonalam.
Kehadiran kader-kader terlatih di tingkat desa dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa mendatang.
#GP | Herman | JB






Tidak ada komentar:
Posting Komentar