Padang(SUMBAR).GP–Dalam rangka memperingati 50 tahun Musium Aditywarman, Dinas Kebudayaan Provisi Sumbar akan mengadakan pergelaran "Pusako ASEAN" dimikian dikatakan Kadis Kebudayaan Provisi Sumbar Syaiful Bahri, Selasa (28/04/2026) di ruang kerjanya.
Dalam rangka persiapan tersebut, Syaiful Bahri lakukan Audensi dengan Walikota Padang Fadly Amran dan momen ini ternyata selaras dengan program Pemko Padang dan menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah kegiatan internasional bertajuk "Pusako ASEAN".
Dukungan ini disampaikan langsung oleh Walikota Padang, Fadly Amran, saat audiensi dengan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, Syaiful Bahri, di ruang kerjanya.
"Gagasan ini tentu harus kita dukung penuh, apalagi temanya sangat kental dengan kearifan lokal yaitu Pusako ASEAN," ujar Wako Fadly Amran di dampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Yopi K.
Kegiatan yang digagas oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar ini rencananya akan mempertemukan para pelaku museum, pemerhati sejarah, dan komunitas budaya dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.
Menurut Fadly, Kota Padang sangat siap menjadi tuan rumah. Pasalnya, Pemerintah Kota memang sedang gencar menjadikan Padang sebagai kota bertaraf internasional, termasuk mewujudkan visi Kota Gastronomi Dunia.
"Kami siap menjadi host untuk kegiatan-kegiatan berskala internasional seperti ini. Memang target kita ke depan, Padang akan menjadi tempat penyelenggaraan banyak event-event besar," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Wako Fadly juga memaparkan target besar Pemko Padang untuk memajukan kota ini. Ia mengungkapkan keinginan kuat agar Padang bisa menempati posisi kedua sebagai kota terbaik di Pulau Sumatera, berada di bawah Pekanbaru dan di atas kota lainnya.
"Kita ingin sekali Padang maju. Indikator penilaiannya kan ada, mulai dari usia sekolah, inovasi daerah, hingga pelayanan publik yang dinilai langsung oleh Kementerian Dalam Negeri setiap tahunnya," jelasnya.
Meskipun saat ini capaian sudah cukup baik, Fadly menegaskan hal itu justru menjadi pemantik semangat untuk bekerja lebih keras lagi.
"Yang ada sekarang itu belum cukup, itu justru jadi pemicu supaya kita harus mengejar jauh lebih baik lagi. Kita ingin jadikan Padang sebagai kota tujuan internasional, kota dengan akses yang mudah, kota pintar (smart city), dan kota sehat. Supaya nilainya jauh lebih bagus di masa depan," pungkasnya.
#GP | Ce






Tidak ada komentar:
Posting Komentar