Padang Panjang(SUMBAR).GP– Direktur Perumda Tirta Serambi, Angga Jayani, kembali menegaskan komitmennya terkait kebijakan penyesuaian tarif.
Menurutnya, selain memaksimalkan pelayanan dan perbaikan infrastruktur, pihaknya juga tetap melakukan efisiensi di internal perusahaan agar keuangan tetap sehat, katanya menjawab pertanyaan pengurus. Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Padang Panjang, Rabu (29/04/2026) saat bersilaturahmi ke Sekretariat PJKIP lantai II pasar globe pasar Usang.
Angga menyadari adanya kekhawatiran di tengah masyarakat. Banyak yang bertanya, "Apakah setelah naik sekarang, tarif akan terus naik lagi di tahun-tahun berikutnya?"
"Memang ada ketakutan itu. Orang beranggapan, kalau tarif dinaikkan, nanti akan terus bertambah-tambah atau bahkan dilipatgandakan. Nah, ini bisa saya sampaikan dengan jelas. Tidak ada lagi kenaikan setelah ini, tegas Angga.
Angga menjelaskan bahwa perhitungan tarif baru ini sudah dilakukan secara sangat matang dan detail. Angka yang ditetapkan sudah dikalkulasi untuk kebutuhan jangka panjang.
"Ketika saya memaparkan data ini ke KPM dan Bapak Walikota, kami sudah hitung semua kebutuhan operasional dan investasi ke depan. Jadi hitungan ini sudah aman untuk tahun-tahun mendatang. Insya Allah, tidak ada lagi penyesuaian atau kenaikan tarif untuk kurun waktu sekitar 5 tahun ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," ujarnya meyakinkan.
Menagap penjelasan Direktur Perumda Tirta Serambi, Angga Jayani. Ketua PJKIP Padang Panjang Rifnaldi memberikan apresiasi terkait dengan kebijakan yang akan diberlakukan.
Keterbukaan informasi ini adalah hak publik untuk mengetahuinya. Apa lagi paparan Angga Jayani selaku orang yang bertanggungjawab terhadap management Perusda Air Minum kota Padang Panjang, dan ini harus berbanding lurus dengan perbaikan serta pelayanannya.
"Kami berharap penyesuaian tarif ini tidak hanya berdampak pada membesarnya angka tagihan, tapi juga harus berbanding lurus dengan perbaikan kualitas air yang lebih jernih dan kontinuitas yang lebih baik. Jangan sampai harga naik tapi pelayanan tetap sama atau bahkan memburuk, lalu dinaikan lagi," pinta Rifnaldi
Kita sepakat bahwa air adalah kebutuhan dasar. Oleh karena itu, skema penentuan tarif harus benar-benar memihak kepada rakyat kecil, terutama golongan rumah tangga tidak mampu, agar tidak memberatkan, pungkasnya
#GP | Ce







Tidak ada komentar:
Posting Komentar