Komitmen Kemanusiaan Padang Panjang: Wako Hendri Arnis Berikan Bantuan Rp.3 Miliar untuk Aceh - Go Parlement | Portal Berita

Komitmen Kemanusiaan Padang Panjang: Wako Hendri Arnis Berikan Bantuan Rp.3 Miliar untuk Aceh

Senin, April 27, 2026

 


Padang Panjang(SUMBAR).GP- Pemerintah Kota Padang Panjang kembali menunjukkan jati dirinya sebagai daerah yang memprioritaskan nilai kepedulian serta solidaritas antarsesama. Melalui kebijakan cepat dan terukur, Pemko mengalokasikan hibah Rp3 miliar untuk mendukung pemulihan pascabencana di Aceh.


Dukungan ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Hendri Arnis dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Palembang, Sabtu (25/04/2026). Momentum ini menjadi bukti bahwa Padang Panjang tampil sebagai daerah yang bukan hanya berprestasi, tetapi juga berperan aktif dalam membantu daerah lain yang tengah dilanda musibah.


Acara tersebut turut dihadiri, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Gubernur Mahyeldi Ansharullah, semakin menguatkan esensi sinergi antar-pemerintah daerah dalam semangat kemanusiaan.


Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata komitmen Padang Panjang dalam menjunjung tinggi nilai gotong royong serta rasa kebersamaan.


Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat Aceh yang sedang berjuang memulihkan diri dari dampak bencana besar yang melanda wilayah mereka.


Padang Panjang menerima tambahan Transfer ke Daerah (TKD) 2026 sebesar Rp79,01 miliar dari Pemerintah Pusat. Dengan pengelolaan yang visioner, sebagian dana dialokasikan untuk membantu Aceh sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral.



Sementara itu, sebagian besar lainnya tetap disalurkan untuk mendukung program pembangunan dan penanganan pascabencana di dalam daerah, menegaskan kemampuan Wali Kota dalam menyeimbangkan prioritas kemanusiaan dan pembangunan lokal.


Langkah proaktif ini sekaligus memperlihatkan bahwa Padang Panjang bukan hanya fokus pada kemajuan internal, tetapi juga memegang peran penting dalam partisipasi nasional menghadapi tantangan bencana.


Secara keseluruhan, kontribusi daerah se-Sumatera Barat mencapai Rp27 miliar, menjadikan provinsi ini sebagai salah satu yang paling solid dalam memberikan dukungan kepada Aceh.


Kota Padang Panjang dan Kota Payakumbuh menjadi penyumbang terbesar dengan alokasi masing-masing Rp3 miliar, memperlihatkan bahwa kota-kota di Sumatera Barat memiliki tingkat kepedulian yang tinggi.


Selain itu, Kota Solok, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Solok Selatan turut mengalokasikan masing-masing Rp2 miliar sebagai bentuk kontribusi sosial dan kemanusiaan.


Kota Padang pun memberikan dukungan Rp5 miliar, menambah kekuatan solidaritas antar daerah yang semakin kuat dalam menghadapi tragedi di Aceh.



Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Pasaman Barat turut membantu dengan hibah Rp1,5 miliar, menunjukkan bahwa kolaborasi lintas daerah semakin meluas dan terkoordinasi.


Beberapa daerah lainnya seperti Kota Pariaman, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai masing-masing menyalurkan Rp1 miliar sebagai bagian dari dukungan kolektif.


Menteri Tito Karnavian memberikan apresiasi atas langkah bersama ini dan menegaskan bahwa seluruh bantuan akan disalurkan tepat sasaran ke wilayah yang paling terdampak di Aceh.


Penyaluran bantuan tersebut disahkan melalui penandatanganan komitmen oleh seluruh kepala daerah Sumatera Barat, disaksikan langsung oleh Mendagri dan Gubernur Sumbar, memastikan transparansi serta akuntabilitas.


Bagi Padang Panjang, ini bukan sekadar tanda tangan atau seremoni, tetapi wujud nyata dari karakter kota yang konsisten dengan nilai empati dan kepedulian sosial.



Di bawah kepemimpinan Wali Kota Hendri Arnis, Padang Panjang semakin menunjukkan identitasnya sebagai kota berkarakter humanis yang tanggap terhadap isu-isu kemanusiaan.


Tidak hanya menekankan pembangunan infrastruktur, Pemko juga terus menghidupkan budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan masyarakat.


Ketika daerah lain menghadapi kesulitan, Padang Panjang selalu hadir memberikan dukungan, baik dalam bentuk bantuan material maupun semangat moral.


Komitmen ini memperlihatkan bahwa ukuran kota tidak menentukan besarnya kepedulian, melainkan ketulusan niat dan kekuatan solidaritas.



Wali Kota Hendri berharap langkah ini dapat menjadi motivasi bagi lebih banyak daerah untuk membangun jalinan persaudaraan dan memperkuat rasa kebangsaan.


Ia menambahkan bahwa semangat gotong royong harus terus dirawat, terutama di tengah tantangan bencana yang membutuhkan sinergi dan kepedulian bersama.


“Dengan kebersamaan, kita dapat bangkit dan saling menguatkan,” ujar Wali Kota, menutup sambutannya sebagai pesan penuh harapan bagi Aceh dan seluruh masyarakat Indonesia.


#GP | Red 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS