Sijunjung (SUMBAR).GP- "Ada seorang sahabat dari golongan Anshar yang disebutkan oleh Nabi Muhammad Saw sebagai calon penghuni sorga. Setelah di teliti oleh sahabat Abdullah bin 'Umar ternyata alasannya adalah karena sahabat Anshar tersebut punya hati yang tidak membenci, iri dan dengki.
Demikian diantara penegasan Khatib Muslim, S.Pd.I pada shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Nurul Ilmi Jorong Koto, Nagari Tanjung, Kecamatan Koto VII, Sabtu (21/3/2026).
Dihadapan ratusan jemaah yang memadati masjid tersebut, Khatib Muslim menyampaikan, disisi lain dalam suatu hadits Nabi Muhammad Saw, pernah menjelaskan "Bahwa diakhirat nanti ada sesorang yang mati syahid, ulama/Qari, dan seorang Dermawan yang dicap masuk neraka karena niat mereka tidak murni karena Allah, tetapi terselip niat ingin disebut baik oleh orang lain, itu yang disebut dengan Riya".
Pelajaran dari dua kisah di atas bertemu di satu titik yaitu "hati". Hati yang bersih atau walbussalim (hati yang sehat/selamat) akan membawa ke sorga, sementara hati yang tidak bersih akan membawa ke neraka, meskipun terlihat baik dalam kasat mata manusia.
Benarlah apa yang difirmankan Allah dalam surat asy Syu'araa ayat 88 - 89:
(Yaitu) Hari yang tidak berguna lagi harta dan anak-anak kecuali mereka yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat/bersih.
Ramadhan melatih kita untuk membersihkan hati. Puasa dan Qiyamullail berhadiah ampunan jika ditunaikan dengan hati yang penuh iman dan pengharapan besar.
Al Quran menjadikan hati yang teduh dan tenang. Infaq dan shadaqah membuat hati menjadi lembut.
Oleh karena itu, agar hati tetap iatiqamah dalam kebaikan. Khatib menghimbau pada pasca Ramadhan ini, "mari kita pastikan atau kita kondisikan diri masing masing;
Pertama, dengan membebaskan diri kita dari syirik, baik syirik besar maupun syirik kecil. Murnikan setiap amal hanya untuk Allah.
#GP | Herman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar