Sijunjung (SUMBAR).GP- "Kami senang mengikuti pendidikan di Sekolah Cendekia Baznas (SCB) di Bogor, dan akan tetap bertahan mengikuti pendidikan disana" demikian diungkapkan 3 orang siswa SCB Bogor yang berasal dari Kabupaten Sijunjung kepada Pimpinan Baznas Waka II Syahril Syahda, SH. yang didampingi oleh Amil Pelaksana Kepin dalam perjalanan pulang dari Padang ke Kabupaten Sijunjung pada hari Kamis, 4 Maret 2026 kemarin.
3 orang siswa SCB Bogor yang dijemput oleh Pimpinan Baznas Kabupaten Sijunjung ke Kantor Baznas Propinsi Sumatera Barat di Komplek Masjid Raya Syech Ahmad Khatib Minangkabauwi Padang, mendapat kesempatan untuk pulang kampung menjalani liburan bulan ramadhan di kampung mereka yang di fasilitasi oleh Baznas Propinsi Sumatera Barat.
Menurut mereka, mengikuti pendidikan tingkat SMP dan SMA di SCB Bogor memang sangat menyenangkan, disebabkan selain tidak membayar uang sekolah alias gratis yang sepenuhnya dibiayai oleh Baznas RI, semua fasilitas untuk mengikuti pendidikanpun serba baik dan mewah, seperti ruang dan pelataran tidur, pakaian sekolah, makan dan minum termasuk perawatan kesehatan di sediakan oleh Baznas RI, sehingga tidak ada alasan untuk tidak belajar dengan baik dan sungguh sungguh.
Ketiga siswa SCB yang dari Kabupaten Sijunjung yang pulang kampung untuk liburan Ramadhan itu ialah;
Pertama bernama "Lutfia Kenedi" anak dari keluarga kurang mampu warga Jorong Koto Tangah Nagari Pematang Panjang Kecamatan Sijunjung yang saat ini duduk kelas X atau Kelas I SMA,
Kedua adalah "M. Abdul Razak" anak dari keluarga kurang mampu warga Jorong Sungai Gemiri Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII saat duduk dkelas IX atau kelas 3 SMP dan,
Ketiga "Charly Santiago" anak dari keluarga kurang mampu warga Jorong Koto Tangah Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Nagari saat duduk di kelas IX atau kelas 3 SMP.
Menurut Lutfia Kenedi di SCB Bogor, selain mengikuti pendidikan secara pendidikan umum sebagai layaknya SMP umum, tapi setelah sore dan malam, kami diberikan pelajaran tambahan seperti di pesantren berupa penempaan keimanan dan ketaqwaan dalam beragama Islam, kegiatan sholat berjemaah setiap waktu sholat, menghafal dan memahami isi dan kandungan Alqur'an, belajar berdiskus dan memberikan ceramah agama, juga melaksanakan sholat tahajud, sholat duha, puasa hari Senin dan Kamis dan kegiatan- kegiatan keagamaan lainnya.
M. Abdul Razak, mengaku mengikuti pendidikan di SCB Bogor selain belajar sebagai layaknya belajar di SMP umum, kami juga di berikan pelajaran berbagai keterampilan untuk menjadi wiraswasta, antara lain di bidang pertanian, menciptakan produksi barang yang bisa dijual, kegiatan memanfaatkan bahan dasar yang ada disekitar kita untuk dijadikan benda benda yang bernilai ekonomis.
Sedangkan Charly Santiago mengungkapkan, "belajar di SCB Bogor terasa menyenangkan dengan para guru yang muda muda dan penuh ramah dan telaten dalam membina kami" dan kami pun sering dilibatkan dalam berbagai kegiatan perlombaan dan festival, baik yang digelar dilingkungan SCB dan juga dilingkungan kecamatan dan Kabupaten Bogor"
"Sehingga kami benar benar dapat menambah pengalaman dan memperluas pergaulan, yang tidak saja di bidang pendidikan secara resmi juga pendidikan yang bernilai positif yang di dapat dipergunakan di tengah tengah masyarakat umum," ucapnya.
Siswa SCB Bogor yang lulus melalui seleksi secara Nasional oleh Baznas RI ini, selain dibiayai seluruh dana pendidikannya selama 6 tahun (SMP dan SMA) oleh Baznas RI, untuk pulang pergi dari rumah ke sekolahnya di biayai pula oleh jajaran Baznas secara bertingkat, yaitu saat mau pergi ke sekolah dari rumahnya ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di biayai/ di fasiltasi oleh Baznas Kabupaten Sijunjung, untuk berangkat ke Jakarta di fasiltasi oleh Baznas Propinsi Sumatera Barat, dan di Bandara Sukarno Hatta Jakarta mereka di jemput oleh pihak SCB Bogor, begitu sebalik saat mereka pulang kampung, tambah Syahril Syahda.
#GP | Herman | Syahril.S.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar