Sijunjung(SUMBAR).GP– Suasana pembelajaran di SDN 28 Lubuk Tarantang, Kecamatan Kamang Baru tetap berjalan penuh semangat selama bulan suci Ramadhan. Para siswa terlihat antusias mengikuti berbagai kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) yang dipadukan dengan pembinaan keagamaan.
Kepala SDN 28 Lubuk Tarantang, Mai Suryanti, M.Pd, Sabtu, mengungkapkan bahwa selama bulan Ramadhan para murid tetap bersemangat mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
“Alhamdulillah, murid-murid sangat bersemangat mengikuti berbagai kegiatan proses belajar mengajar selama bulan Ramadhan ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah telah menyesuaikan jadwal belajar selama Ramadhan agar tetap efektif namun tidak memberatkan siswa yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Untuk siswa kelas 1 hingga kelas 3, kegiatan belajar dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB. Proses belajar mengajar berlangsung seperti biasa dengan tambahan kegiatan pembelajaran keagamaan.
Sementara itu, siswa kelas 4 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan belajar mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB. Kegiatan belajar tersebut ditutup dengan pelaksanaan shalat Dzuhur berjamaah.
Menurut Mai Suryanti, kegiatan belajar selama Ramadhan di SDN 28 Lubuk Tarantang berlangsung sejak tanggal 23 Februari hingga 16 Maret 2026.
Kesuksesan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh guru di sekolah, termasuk Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Dewi Guspita Putri, S.Pd.I, yang turut membimbing kegiatan keagamaan siswa.
“Semua guru bekerja sama menyukseskan kegiatan PBM selama Ramadhan ini, terutama dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada para siswa,” ujarnya.
Menjelang akhir kegiatan Ramadhan di sekolah, pihak SDN 28 Lubuk Tarantang juga berencana menggelar berbagai perlombaan bernuansa Islami untuk meningkatkan semangat dan kemampuan siswa.
Beberapa lomba yang akan dilaksanakan di antaranya lomba cerdas cermat, lomba membaca ayat-ayat pendek Al-Qur’an, lomba praktik wudhu, serta lomba adzan.
Selain itu, pelaksanaan shalat berjamaah dilakukan di halaman sekolah apabila cuaca memungkinkan. Hal ini dikarenakan mushola yang tersedia di lingkungan sekolah belum mampu menampung seluruh siswa dalam waktu yang bersamaan.
Dengan berbagai kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap bulan Ramadhan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan semangat belajar sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan bagi para siswa.
#GP | Herman.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar