Sijunjung (SUMBAR).GP- Penyuluh Agama Kantor Urusan Agama KUA Kecamatan Kamang Baru, Robbiah Nurul Islami memberikan tausiyah Ramadhan di SMPN 35 Sijunjung, Rabu (4/3/2026) dengan tema Pemahaman tentang tauhid dan tata cara sholat sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW.
Didampingi Penyuluh Agama KUA Kecamatan Kamang Baru, Oktarina sebagai moderator, kegiatan
tersebut dihadiri oleh majelis guru serta seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX terpantau para siswa mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan antusias.
Dalam materinya, Robbiah Nurul Islami menjelaskan bahwa tauhid bukan sekadar meyakini keberadaan Allah SWT, tetapi merupakan pengakuan yang menyeluruh terhadap keesaan Allah dalam seluruh aspek kehidupan.
Ia memaparkan klasifikasi tauhid yang terbagi menjadi tiga bagian;
Pertama, Tauhid Rububiyah, yaitu meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemilik, dan Pengatur alam semesta.
Kedua, Tauhid Uluhiyah, yaitu mengesakan Allah dalam segala bentuk ibadah seperti sholat, puasa, dan doa semata-mata karena-Nya.
Ketiga, Tauhid Asma wa Sifat, yaitu beriman kepada nama-nama dan sifat-sifat Allah sebagaimana terdapat dalam Al-Qur’an dan Sunnah tanpa menyerupakan-Nya dengan makhluk.
Ia menegaskan bahwa hakikat tauhid adalah memurnikan ibadah hanya kepada Allah SWT dan tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun.
Dengan memahami tauhid secara benar, seseorang akan memiliki pondasi keimanan yang kokoh serta terbebas dari penghambaan kepada makhluk.
Selain itu, Robbiah Nurul Islami juga menyampaikan materi tentang sifat sholat Nabi Muhammad SAW. Ia menjelaskan bahwa sholat adalah ibadah yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam, serta harus dilandasi dengan keikhlasan dan mengikuti tuntunan Rasulullah SAW (ittiba’).
Ia memaparkan syarat-syarat sah sholat, seperti masuk waktu, suci dari hadas dan najis, menutup aurat, menghadap kiblat, serta niat di dalam hati, kemudian ia menjelaskan rukun sholat.
Dalam penjelasan tata cara gerakan sholat, ia menguraikan praktik takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan, posisi tangan di atas dada, ruku’ dengan punggung lurus dan tuma’ninah, serta sujud dengan tujuh anggota badan. Ia juga menerangkan tata cara duduk iftirasy dan tawarruk sesuai sunnah.
Menutup materinya, ia mengingatkan pentingnya menghadirkan kekhusyukan dalam sholat. Khusyu’ dapat diraih dengan memahami makna bacaan, tidak tergesa-gesa, menjaga tuma’ninah, serta menghindari gangguan saat sholat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SMP Negeri 35 Sijunjung semakin memahami dasar-dasar tauhid serta mampu melaksanakan sholat sesuai tuntunan Rasulullah SAW, sehingga terbentuk generasi yang beriman dan berakhlak mulia.
#GP | Herman |Nurul






Tidak ada komentar:
Posting Komentar