Penyuluh Agama KUA Kamang Baru Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas di SMPN 46 Sijunjung - Go Parlement | Portal Berita

Penyuluh Agama KUA Kamang Baru Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas di SMPN 46 Sijunjung

Kamis, Maret 12, 2026

 


Sijunjung (SUMBAR).GP - Upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif pergaulan bebas terus dilakukan melalui kegiatan edukatif di lingkungan sekolah. Hal ini terlihat dalam kegiatan Pesantren Ramadhan yang dilaksanakan di Mushalla Miftahul Ulum SMP Negeri 46 Sijunjung, Kamis (12/03/2026).


Kegiatan tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kamang Baru, Robbiah Nurul Islami, sebagai narasumber yang menyampaikan materi tentang bahaya pergaulan bebas di kalangan remaja. 


Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII hingga IX serta majelis guru SMP Negeri 46 Sijunjung, dan turut didampingi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kamang Baru, Oktarina.


Dalam pemaparannya, Robbiah Nurul Islami menjelaskan bahwa pergaulan bebas merupakan perilaku bergaul tanpa batasan norma agama, moral, dan sosial yang berpotensi menjerumuskan remaja pada berbagai bentuk perilaku menyimpang.


Ia menyampaikan bahwa pergaulan bebas sering kali berawal dari hal-hal yang terlihat sederhana, seperti penggunaan media sosial yang tidak terkontrol, hubungan pertemanan yang tidak sehat, hingga pergaulan dengan lawan jenis tanpa batasan yang jelas.


“Remaja perlu memahami bahwa menjaga diri dan kehormatan merupakan bagian penting dalam membangun masa depan. Oleh karena itu, pergaulan harus dijaga agar tetap berada dalam koridor nilai agama dan norma masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ajaran Islam telah memberikan peringatan agar manusia menjauhi segala bentuk perbuatan yang dapat mendekati zina. 


Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Isra ayat 32 yang melarang umat manusia mendekati zina karena merupakan perbuatan keji dan jalan yang buruk.


Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pergaulan bebas dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tekanan dari teman sebaya, pengaruh media sosial, serta kurangnya pengawasan dalam penggunaan teknologi.


Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga pergaulan, memilih lingkungan yang baik, serta memanfaatkan masa muda untuk kegiatan yang positif seperti belajar, beribadah, dan mengembangkan potensi diri.


Kegiatan edukasi seperti ini menjadi salah satu upaya penting dalam membangun karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik dan mampu menghadapi tantangan zaman.


#GP | Nurul.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS