Sijunjung (SUMBAR).GP- Menjelang beduk Maghrib, saat rasa lapar dan dahaga terasa semakin kuat, sejatinya itulah momen terbaik untuk menyadari betapa besar nikmat Allah SWT kepada kita.
Sepiring makanan dan seteguk air yang mungkin terlihat sederhana, menjadi sangat berharga setelah seharian berpuasa.
Agar berbuka puasa benar-benar menghadirkan keberkahan, mari kita tanamkan rasa syukur atas nikmat makanan dengan tiga cara sederhana berikut:
1. Tidak Mencaci Makanan
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Muhammad SAW tidak pernah mencela makanan. Jika beliau menyukainya, beliau memakannya. Jika tidak menyukainya, beliau meninggalkannya tanpa mencela.
Mencaci makanan sama halnya dengan tidak menghargai nikmat yang telah Allah berikan. Bisa jadi makanan itu sangat kita butuhkan, atau orang lain justru sangat menginginkannya. Maka, jagalah lisan dari mengeluh atau meremehkan hidangan dalam berbuka.
2. Tidak Membuang-buang Makanan
Islam mengajarkan kita untuk tidak berlebih-lebihan. Ambillah makanan secukupnya saat berbuka. Jangan sampai karena “lapar mata”, kita mengambil terlalu banyak lalu berakhir terbuang.
Setiap butir nasi dan setiap remah roti adalah rezeki yang harus dipertanggungjawabkan.
Bersyukur bukan hanya dengan ucapan, tetapi juga dengan sikap bijak dalam mengelola makanan.
3. Memuji Makanan
Memuji makanan bukan berarti berlebihan, tetapi mengakui kebaikan dan rasa syukur atas nikmat tersebut. Ucapan sederhana seperti, “Alhamdulillah, enak sekali,” adalah bentuk penghargaan kepada Allah dan juga kepada orang yang telah menyiapkannya.
Pujian yang tulus akan menumbuhkan rasa bahagia di meja makan dan mempererat ukhuwah dalam keluarga.
Menunggu beduk berbuka bukan hanya soal menghitung menit, tetapi tentang mempersiapkan hati.
Semoga sore ini, saat kita menikmati hidangan berbuka, hati kita dipenuhi rasa syukur, lisan terjaga, dan nikmat yang sedikit terasa cukup serta penuh berkah.
Selamat menunggu waktu berbuka. Semoga Allah menerima ibadah puasa kita hari ini.
#GP | Sijunjung | 02 Maret 2026






Tidak ada komentar:
Posting Komentar