Sijunjung (SUMBAR).GP- “Ramadhan sebagai momentum hijrah dan perbaikan diri harus dimanfaatkan dengan memperbanyak amal saleh serta meninggalkan kebiasaan yang kurang bermanfaat,” demikian disampaikan Yulia Hanifah, staf layanan administrasi KUA Kamang Baru, dalam kegiatan kultum dan Tadarus Alquran Bersama yang berlangsung di Balai Nikah KUA Kamang Baru, Kamis (05/03/2026).
Kegiatan tersebut dipandu oleh Oktarina, Penyuluh Agama Islam Kamang Baru, dan dihadiri oleh para penghulu, seluruh penyuluh agama, serta staf KUA Kecamatan Kamang Baru, berlangsung dalam suasana khidmat, penuh kekhusyukan, dan kebersamaan.
Lebih lanjut, Yulia Hanifah menekankan bahwa bulan Ramadhan merupakan waktu terbaik untuk memperbanyak amalan, seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, memperbanyak dzikir, serta meningkatkan kualitas ibadah lainnya.
Ia juga menjelaskan bahwa di bulan suci ini pahala amal kebaikan dilipatgandakan oleh Allah SWT dibandingkan bulan-bulan lainnya.
Menurutnya, Ramadhan adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan.
Ia mengingatkan agar tidak terlalu banyak menghabiskan waktu hanya untuk bersenda gurau atau aktivitas yang kurang bermanfaat, sehingga waktu berlalu tanpa nilai ibadah.
“Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Setiap detiknya bernilai pahala jika diisi dengan kebaikan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran KUA Kecamatan Kamang Baru dan orang beriman lainnya untuk menjadikan Ramadhan sebagai titik awal perubahan diri menuju pribadi yang lebih disiplin dalam beribadah, lebih peduli terhadap sesama melalui sedekah, serta lebih dekat dengan Al-Qur’an.
Usai pelaksanaan kultum, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an bersama sebagai bentuk penguatan spiritual dan upaya mempererat ukhuwah di lingkungan kerja.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Ramadhan benar-benar menjadi momentum hijrah dan perbaikan diri bagi seluruh keluarga besar KUA Kecamatan Kamang Baru, sehingga semakin optimal dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
#GP | Herman | Nurul






Tidak ada komentar:
Posting Komentar