Sijunjung (SUMBAR).GP– Kegiatan Sharing Session bertajuk “Jaksa Sahabat Guru” yang digelar di Balairung Lansek Manih, Muaro, Kamis (26/2/2026), berlangsung lancar dan penuh antusias. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir.
Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa Yuswir menyebut kegiatan tersebut sebagai momen istimewa yang cukup langka dan bernilai strategis bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sijunjung.
“Kegiatan istimewa ini cukup langka. Pergunakan momen ini dengan sebaik-baiknya untuk menambah wawasan dan memperkuat pemahaman kita bersama,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan aparat penegak hukum merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung, Puji Basuki, SP., MMA dalam laporannya menyampaikan bahwa kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Sijunjung telah terjalin sejak lama.
Menurutnya, pada tahun 2025 lalu, Kepala Kejaksaan Negeri Sijunjung telah memberikan pendampingan terhadap 21 satuan pendidikan dalam proyek revitalisasi satuan pendidikan.
“Alhamdulillah semua berjalan dengan aman dan lancar berkat pendampingan ini,” ungkap Puji.
Ia juga menambahkan, sejumlah program kolaboratif yang telah berjalan antara lain “Jaksa Masuk Sekolah” dan “Jaksa Mengajar” yang dinilai sangat bermanfaat dalam memberikan edukasi hukum kepada para pelajar dan tenaga pendidik.
Puji menjelaskan, Sharing Session kali ini bertujuan memperkenalkan tugas dan fungsi Intelijen Kejaksaan sebagai pengawal proyek strategis, serta peran Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dalam pendampingan dan bantuan hukum, baik litigasi maupun non-litigasi.
Kegiatan ini mengusung tema “Jaksa Sahabat Guru” sebagai bentuk sosialisasi kepada jajaran pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung.
Kepala Kejaksaan Negeri Sijunjung, Muhammad Ali, SH., M.Kn dalam sambutannya menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan.
“Tema kita hari ini ‘Jaksa Sahabat Guru’ bukan sekadar slogan, tetapi sebuah komitmen Kejaksaan Republik Indonesia, termasuk Kejari Sijunjung, untuk hadir bukan hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dunia pendidikan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih komprehensif antara pihak sekolah dan kejaksaan, sehingga pelaksanaan program pendidikan dan pengelolaan anggaran dapat berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta terhindar dari potensi permasalahan hukum di kemudian hari.
Panitia pelaksana kegiatan ini mengatakan, kegiatan ini diikuti peserta sebanyak 250 orang terdiri dari Pengawas SDN 11 orang, Kepala SD 157 orang, Pengawas SMP 3 orang, Kepala SMPN 48 orang, Pengawas SMA/SMK 5 orang, Kepala SMA 15 orang dan Kepala SMK 11 orang.
Bertindak sebagai pemateri dalam sosialisasi ini, adalah Kasi Intel, MUCHAMMAD HUZAIFI, S.H., M.H., Kasi Datun Afrinaldi, S.H., dan Kasi Pidsus Dedy Fajar Nugroho, S.H dari Kejaksaan Negeri Sijunjung den moderator dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung.
#GP | Herman.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar