Kepala Kantor Kemenag Sijunjung dan Lapas Kelas II B Muaro Sijunjung Muaro Sijunjung Tanda Tangani Perjanjian Kerjasama - Go Parlement | Portal Berita

Kepala Kantor Kemenag Sijunjung dan Lapas Kelas II B Muaro Sijunjung Muaro Sijunjung Tanda Tangani Perjanjian Kerjasama

Selasa, Januari 13, 2026


Sijunjung (SUMBAR).GP-.Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Muara Sijunjung, pada Senin (12/1) bertempat di Aula Ikhlas Beramal Kantor Kemenag Kabupaten Sijunjung.


Kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut, diawali dengan penayangan video dokumentasi kegiatan pembinaan keagamaan yang telah dilaksanakan oleh para Penyuluh Agama di Lapas Kelas II B Muara Sijunjung sepanjang tahun 2025.


Video yang menampilkan berbagai bentuk pembinaan rohani dan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan, sebagai wujud sinergi nyata antara Kementerian Agama dengan Lapas dalam membina warga binaan.


Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga penyerahan plakat dari Kepala Lapas Kelas II B Muara Sijunjung, Ahmad Junaidi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung H.Okto Verisman sebagai simbol apresiasi dan penguatan sinergi kelembagaan.



Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas II B Muara Sijunjung, Ahmad Junaidi menyampaikan bahwa pembinaan terhadap warga binaan merupakan bagian penting dari tugas pemasyarakatan, yang meliputi pembinaan kepribadian dan kemandirian. 


Melalui nota kesepahaman (MoU) ini, diharapkan pembinaan keagamaan dapat dilakukan secara lebih mendalam, terarah, dan sesuai dengan tujuan pembinaan yang sesungguhnya, sehingga mampu membentuk karakter warga binaan yang berakhlak dan siap kembali ke tengah masyarakat.


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sijunjung, Okto Verisman dalam arahannya menegaskan bahwa pembinaan umat bukanlah hal yang mudah dan tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan harus dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan. 


Ia menekankan bahwa pembinaan merupakan tugas bersama, dan Kementerian Agama menyambut baik serta membuka ruang seluas-luasnya untuk berperan aktif dalam pembinaan umat, termasuk warga binaan di Lapas.


Lebih lanjut disampaikannya,  meskipun area binaan  bersifat spesifik, namun pembinaan itu sendiri tidak boleh bersifat eksklusif. Kemenag berharap para penyuluh agama memiliki komitmen yang kuat terhadap kelompok binaannya dengan menanamkan nilai-nilai keagamaan secara konsisten. 


Penyuluh Agama  juga dituntut untuk memahami dinamika penyuluhan dengan terus meningkatkan kompetensi dan ilmu keagamaan.


Dalam konteks pembinaan di Lapas, Kepala Kankemenag juga mengingatkan tentang hakikat penciptaan manusia sebagai khalifah di muka bumi, sehingga pembinaan harus bersifat menyeluruh. Oleh karena itu, penyuluh agama yang bertugas di Lapas diharapkan memiliki kemampuan yang multitalenta, komprehensif, dan adaptif dalam menghadapi berbagai latar belakang warga binaan.


Melalui kerja sama ini, diharapkan terwujud sinergi yang semakin kuat antara Kementerian Agama dan Lapas Kelas II B Muara Sijunjung dalam mewujudkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi warga binaan, pungkas H. Okto.


#GP | Herman | nori 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS