Penampilan Karya GSMS SDN 18 Kumanis "Bapandam Pakuburan" dapat sambutan penonton pada pementasan karya GSMS Kabupaten Sijunjung. - Go Parlement | Portal Berita

KELUARGA BESAR GOPARLEMENT, Mengucapkan SELAMAT dan SUKSES Kepada Bapak Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA. Atas Terpilihnya Kembali Sebagai. KETUA UMUM PERSATUAN PEWARTA WARGA INDONESIA, Periode 2022 - 2027. Tertanda Pimpinan Redaksi RIFNALDI.

Breaking

Halaman

AL-RASYID CARPETS

Satu Satunya Tokoh Carpets Terlengkap di Sumbar Dengan Berbagai Produk Luar dan Dalam Negeri...........Display Produk..........Tersedia Karpet Rumah - Karpet Mesjid & Mushala - Karpet Kantor dan Hotel--Karpet masjid unggulan merek OSCAR ( Turki & IRAN ) ---Karpet masjid unggulan lain merek SULTAN (TURKI)---Karpet masjid oscar---Yavuz Karpet masjid---Istiqlal Karpet Masjid Polos---Koleksi Carpet terbaru Silk---Koleksi Carpet Shaggy---Karpet Lantai---Pemasangan Karpet Masjid---Produk dan Motif Terbaru Karpet Turkey---Karpet Ballroom Custom Design dan Karpet Ballroom Custom---Pemasangan Karpet Masjid Persia Kualitas Premium---Karpet Meteran>>>SILAKAN KUNJUNGI TOKO KAMI>>>Jalan Belakang Olo No.65>>>Atau Contak 0822 3815 5519 / 0812 6666 5431

Penampilan Karya GSMS SDN 18 Kumanis "Bapandam Pakuburan" dapat sambutan penonton pada pementasan karya GSMS Kabupaten Sijunjung.

Sabtu, Oktober 22, 2022


Sijunjung (SUMBAR).GP- Seniman Regia Amelia Putri, S.Pd merasa bahagia dan gembira dengan penampilan anak asuhnya SDN 18 Kumanis, Kecamatan Sumpur mendapat sambutan hangat dari penonton nya pada pementasan karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di  depan GOR Sibenuang Muaro, Selasa.


Dengan sinopsis tari "Bapandam Pakuburan" terinspirasi dari  Basasok Bajarami, Bapandam Pakuburan, Soko Pusako kalau tadalami, mambayang cahayo diinggiran.


Barakyat dulu mangko barajo, jikok panghulu bakamanakan, kalau duduak jo nan tuo pandai nan usah dipanggakan Biopari kato ibarat, bijaksano taratik sopan, pacik pitaruh buhua arek, itu nan ijan dilupokan. 


Barajo Buo Sumpur Kudus, Tigo jo rajo Pagaruyuang ini,   menceritakan tentang di suatu daerah di Sumpur Kudus, tepatnya Nagari Kumanis. Ada peninggalan sejarah tentang Makam Anak Rajo. Raja tersebut bernama Rajo Alam, anaknya mati dimakan buaya ketika mandi di Batang Sinamar.


Kejadian tersebut membuat sang raja murka, sehingga membuat sumpah sakti atau lebih di kenal dengan "Sumpah Satiah".


Sumpah tersebut tidak main-main. Jika ada buaya yang melewati sungai tersebut, persis di tempat anak tersebut di makan. Maka buaya itu akan mati. Karena Raja tersebut membuat pagar 'Ruyung' dari pokok enau.


Kisah tersebut sampai saat ini masih melegenda di nagari Kumanis. Apalagi jika musim hujan datang, dan air sungai meluap. Maka masyarakat akan berhati-hati karena buaya akan melintasi jalan raya. Jalan untuk menghindari sungai yang sudah dipagari Ruyung tersebut.


Makam anak raja yang diberi nama "Rajo Sultan Sari Alam"  sekarang sudah diresmikan oleh Bpk Soeltan Muhkdan Taher Bakri pada tanggal 14 September 2017 silam.  Dan ini merupakan cagar budaya dan peninggalan sejarah masyarakat Nagari Kumanis yang dibudidayakan hingga sekarang.


Gia panggilan akrabnya  Seniman ini,  didampingi Asistennya Jetrizal dan Kepala SDN 18 Kumanis Yurailis, S.Pd mengatakan, tari ini melibatkan 24 orang murid,  yaitu penari "cilik" yang hebat di SDN 18 Kumanis, yang terdiri dari mulai kelas 2 hingga kelas 6 SD.


Dalam kurun waktu kurang lebih 3-4 bulan karya ini tercipta, saya selaku seniman terinspirasi dari peninggalan sejarah Makam Anak Rajo dan saya ingin menginterpretasikan melalui karya tari.


Dan Alhamdulillah terciptalah karya tari ini, seminggu sebelum pementasan karya GSMS ini,  saya sebagai seniman, asisten seniman Jetrizal, para  penari dan majelis guru mengunjungi Makam Anak Rajo dan kami membuat video trailler tari disana sehingga bisa menjadi pengalaman estetik juga bagi anak-anak.


Kepala SDN 18 Kumanis, Yurailis,S.Pd mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung yang telah menetapkan SDN 18 Kumanis masuk program GSMS tahun 2022 ini.


Sehingga murid kami bisa tampil dengan prima dalam pementasan karya GSMS di ibu kota Kabupaten Sijunjung ini dan mendapat respon positif dari penonton, kami bangga sekali.


" Terimakasih Seniman Regia Amelia Putri, terimakasih asisten seniman Jetrizal, terimakasih Wali murid dan tokoh masyarakat Kumanis serta anak anak penari atas peran nya masing masing," ungkap Yurailis haru.



#GP | Herman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS