Wako Fadly Amran Minta Vaksinasi Siswa Asrama Diprioritaskan - Go Parlement | Portal Berita

Breaking

Bagi Rekan-Rekan Pewarta Seluruh Indonesia Ingin Bergabung Dengan Media www.goparlement.com. Persyaratan: 1.Usia menimal 18 tahun. 2.Tamatan SLTA/Sederajat. 3.Berpengalaman dibidang Jurnalis/Wartawan. 4.Bisa bekerja secara bertim 5.Mampuh mempergunakan perankat IT secara baik. 6.Cerdas dan Cekatan dalam Menghadapi Tantangan. 7.Terbuka Untuk Pria dan Wanita Informasi Selanjutnya Silahkan Contak Redaksi di No HP/WA: 081374200653 / 082238155519"

Wako Fadly Amran Minta Vaksinasi Siswa Asrama Diprioritaskan

Selasa, September 14, 2021

Padang Panjang(SUMBAR).GP- Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) memprioritaskan realisasi vaksinasi pelajar yang menempuh pendidikan pada sekolah berbasis asrama. Hal itu guna mencegah terjadinya kembali klaster di satuan pendidikan ini. 


Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi  PPKM Level 3 bersama Forkopimda dan pejabat terkait, di Hall Lantai III Balaikota, Selasa (14/09/2021).


"Kepada Dinkes diminta untuk mengebut vaksinasi di sekolah berasrama. Pelajar, santri yang akan masuk pondok pesantren  atau asrama harus sudah divaksin terlebih dahulu. Saya meminta pencapaian vaksinasi sekolah asrama  100 persen. Ini prioritas, karena kasus terkonfirmasi Covid-19 beberapa waktu lalu juga muncul dari klaster asrama,"  ujar Fadly. 


Di samping itu, Fadly meminta penyelenggaraan MTQ Nasional XXXIX Tingkat Sumbar di Kota Padang Panjang memperhatikan protokol kesehatan (prokes) yang baik, serta menghadirkan Satgas khusus Covid-19.  "Ini menjadi perhatian kita juga. Kita siap menjadi tuan rumah, tentu  perlu ada satgas khusus untuk Covid di MTQ. Jangan terjadi outbreak. Penerapan  prokes harus diperhatikan," ujarnya.


Kemudian, sinergisitas antar kelurahan, lanjut Fadly, sangat penting dalam penanganan Covid-19 dan penerapan PPKM . "Ini catatan penting.  Di tingkat kelurahan perlu dievaluasi. Jangan terjadi lonjakan. Kita berharap bisa Level 2 atau Level 1," tuturnya.


Sementara itu, Wakil Wali Kota, Drs. Asrul menyampaikan, siswa asrama di SMAN 1 yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari  Kota Padang Panjang harus didata. Kemudian meminta pengawasan yang ketat dari Satgas Covid-19 di sekolah berasrama.  "Kalau  bisa sekolah yang punya asrama diawasi dengan ketat. Selama ini banyak terkonfirmasi berasal dari sekolah yang punya asrama," katanya.


Adapun terkait MTQ, Asrul mengatakan, hendaknya yang mengikuti kegiatan itu sudah memilik surat bebas Covid-19. "Yang ikut MTQ, setiap kafilah dari berbagai daerah harus punya surat bebas Covid-19," sebutnya.


Ketua DPRD, Mardiansyah, A. Md mengatakan, pengawasan dari Satgas Covid-19, harus tiap hari di sekolah-sekolah. "Prokes di lingkungan sekolah harus ketat. Disertai dengan penyemprotan disinfektan. Lalu, rumah isolasi di kelurahan perlu digalakkan kembali," ujarnya.


#GP | DF | Harris

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

adnow

loading...


Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS