Festival Ritual Nagari Bakal Digelar di Padang Panjang - Go Parlement | Portal Berita

Breaking

loading...


Selasa, 13 Oktober 2020

Festival Ritual Nagari Bakal Digelar di Padang Panjang


Padang Panjang(SUMBAR).GP- Event perdana di Sumatera Barat, Festival Ritual Nagari bakal digelar di Kota Padang Panjang, di Desa Wisata Kubu Gadang, Kelurahan Ekor Lubuk, Padang Panjang Timur, tanggal 23 - 24 Oktober mendatang.

Pimpinan produksi kegiatan Festival Ritual Nagari, Rahmad oscar Ridho, S. Sn, mengatakan kegiatan yang akan digelar  merupakan yang pertama di Sumatera Barat.

"Insya Allah Festival Ritual Nagari ini akan kita gelar di Desa Wisata kubu gadang pada tanggal 23-24 Oktober mendatang, "ujarnya saat melakukan koordinasi dengan Dinas Kominfo Kota Padang Panjang, Selasa (13/10/2020).

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut nantinya akan ada beberapa bentuk pelaksanaan kegiatan, salah satunya yaitu akan ada pertunjukan dari delapan komunitas ritual yang ada di Sumatera Barat.

"Nanti juga akan ada seminar bertemakan ritual dalam aktualisasi budaya tradisi, dan juga akan ada acara bedah ritual yang akan ditampilkan," jelasnya.

Kegiatan ini merupakan ide dan gagasan dari kelompok komunitas Nan Di Anjuang, dengan tujuan melestarikan adat dan budaya masyarakat minangkabau khususnya di Kota Padang Panjang pada zaman dahulunya.

loading...
"Kami berharap setelah event ini berakhir akan ada Forum Group Discussion (FGD) dari pihak pemko untuk menjadikan event Festival Ritual Nagari ini sebagai agenda event tahunan Kota Padang Panjang," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Panjang, Drs. Ampera, SH, M. Si mewakili Pemko Padang Panjang menyambut baik akan terlaksananya kegiatan ini. Dengan catatan tetap menerapkan protokol covid yang ketat dalam setiap pelaksanaan kegiatannya.

"Kami dari kominfo siap untuk membantu mensupport dan mensukseskan acara Festival Ritual Nagari ini, karena ini merupakan salah satu cara kita dalam melestarikan adat dan budaya masyarakat minang kabau khususnya di Kota Padang Panjang pada zaman dahulunya," ucapnya.

Sebagai informasi, salah satu pertunjukan tradisi yang akan ditampilkan adalah tari piriang suluah, tari piriang suluah sendiri di angkat dari keseharian masyarakat petani di Padang Panjang pada masa lalu yang tidak dapat dilepaskan dari suluh atau suluah. Suluh merupakan suatu alat penerangan tradisional yang berbahan bakar minyak tanah. Alat ini digunakan oleh masyarakat petani di pelosok Minangkabau untuk menerangi aktivitas mereka di malam hari.

Pada siang hari, para petani beraktivitas di persawahan hingga petang. Saat kumandang adzan maghrib tiba, berduyun-duyun mereka pergi ke surau untuk beribadah dan mengaji ilmu agama di bawah cahaya redup suluh yang mendampingi mereka.

#GP | DF | KI




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS