JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.goparlement.com/p/goparlement.html
INTERNASIONAL Klik!
https://www.goparlement.com/p/blog-page.html
INDONESIA Klik!
https://www.goparlement.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang_30.html
SUMATERA BARAT Klik!
https://www.goparlement.com/p/informasi-covid-19-di-padang_14.html
PADANG Klik!

Dinas Pangan dan Pertanian Sumbangkan 166 APD Untuk Tenaga Medis


Padang Panjang(SUMBAR).GP- Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang  memberikan Sumbangan 166 Alat Pelindung Diri (APD) bagi Puskesmas, Rumah Sakit dan PSC 119 di Kota Padang Panjang, Rabu (01/04/2020).

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang, Ade Nafrita Anas, SP, M. Si mengatakan bantuan APD tersebut di dapatkan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat dan telah diserahkan kepada Ketua Satgas PPVC Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, AP, M. Si.

"Seluruh APD kami serahkan ke satgas dan satgas lah yang mendistribusikannya ke tenaga medis yang ada di Kota Padang Panjang," ujarnya.

Selain itu untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, Dinas Pangan dan Pertanian juga telah melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri di seluruh ruangan dan fasilitas kerja Dinas.

Penyemprotan diawali dengan menyemprot pintu, jendela, dinding dan lingkungan kantor. Penyemprotan ini bertujuan membunuh kuman di tempat pegawai Beraktivitas. 

Untuk pelayanan sendiri beliau menyebutkan bahwa telah mengundur sementara waktu untuk pelayanan vaksinasi massal rabies di beberapa kelurahan yang tersisa. Yang dijadwalkan sebelumnya berlangsung dari bulan Februari hingga April.

"Kalau untuk pendampingan kepada masyarakat itu tetap dilakukan, seperti PPL tetap melaksanakan pendampingan budidaya, karena dalam kondisi Covid-19 ini kondisi ketahanan pangan harus tetap terjaga," ucapnya.

Sementara itu untuk Balai Benih Ikan (BBI), Kadis Pangan dan Pertanian menjelaskan tetap melaksanakan jual beli ikan untuk ketahanan pangan, tetapi dengan standar menggunakan masker dan sarung tangan.

"Beda hal dengan puskeswan, kalau puskeswan kliniknya sudah kita tutup untuk sementara waktu, tapi kalau untuk pelayanan perorangan seperti pengurusan IB tetap jalan seperti biasa, karena kalau IB ditunda nanti akan berpengaruh kepada produksi dan populasi peternak dan bisa sampai berpengaruh kepada ketahanan pangan kita," jelasnya.

Untuk Rumah Potong Hewan (RPH), berjalan seperti biasa dengan terlebih dahulu telah menyemprot cairan disinfektan di sekitaran lokasi.


#GP | DF | KI

Posting Komentar

0 Komentar

PT.Andalas Nusantara Parlemen Mengucapkan, Selamat datang di Website www.goparlement.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga Anda puas, Tertanda; Rifnaldi (CE) Pimred