Kisruh YPIA Tantaman, H. Darman : Silakan Ambil MTs, Tapi Kami akan Gelar Rapat Soal Sikap Ninik Mamak Dukung Saya




Agam (SUMBAR). GP-Yayasan Pendidikan Islam Al Muhsinin (YPIA) Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang membawahi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Kampung Panjang, Tantaman ingatkan dan ancam sebuah yayasan berakte 2017 agar mengembalikan kepengurusan atau pengelolaan MTs tersebut kepada pengurus yang sah atau ahli waris pendiri.

Pasalnya, sebuah yayasan berakte 2017 yang namanya mirip YPIA Tantaman itu yakni Yayasan Pendidikan Islam Al Muhsinin (YPIA) Jorong Tantaman telah mengambil alih kepengurusan MTs tanpa bermusyawarah dengan pengurus atau ahli waris YPIA Tantaman berakte notaris tahun 1994.  

Baja jugahttps://www.goparlement.com/2019/10/ypia-tantaman-bakal-memperkarakan.html

"Dalam akte yang mereka buat tahun 2017 itu tidak berbunyi atau tidak tertulis punya aset MTs Kampung Panjang, Tantaman.  Jadi, kepada mereka, kami berikan dua pilihan, pertama kembalikan MTs Kampuang Panjang Tantaman kepada YPIA Tantaman. Kedua, jika mereka tidak bersedia mengembalikan, kami lansung tempuh jalur hukum," tegas Yassirli, salah seorang pengurus YPIA Tantaman kepada goparlement.com, Jumat (2/11). 
Ia melanjutkan, saat ini pihaknya masih mencoba membicarakan soal pengembalian Mandrasah dengan ketua YPIA Jorong Tantaman diwakili seorang Ninik Mamak (Penghulu Adat) sekaligus juga merupakan pengurus YPIA Tantaman.

"Kami masih mencoba membicarakan secara baik-baik agar mereka melepaskan atau mengembalikan status MTs Kampung Panjang kepada YPIA Tantaman. Pembicaraan dengan ketua YPIA Jorong Tantaman itu diwakali oleh Mak Datuk. Artinya kami masih menunggu hasil pembicaraan tersebut," ujar Yassirli yang juga ketua III YPIA Tantaman. Hanya saja sampai kapan hasil pembicaraan itu ditunggu, dia tidak jelaskan. 

Terpisah, ketua YPIA Jorong Tantaman H. Darman saat dikonfirmasi dikediamannya di Kota Bukittinggi, Jumat (2/11) mengakui membuat akte tahun 2017 tapi, sebelum membuat akte, dirinya telah menggelar rapat bersama seluruh ninik mamak Jorong Tantaman dan tokoh masyarakat serta berkonsultasi dengan notaris.

"Sebelum dibuat akte 2017, kami bermusyawarah dengan seluruh ninik mamak dan tokoh masyarakat, termasuk ninik mamak yang meminta pengembalian MTs kepada YPIA Tantaman. Saya menilai ninik mamak yang satu itu tidak berkomitmen. Dulu dia mendukung saya sebagai ketua membawahi MTs, tapi saat ini dia minta kembalikan atau mendukung Yassirli. Ninik Mamak seperti dia itu menggunting dalam lipatan, menohok kawan seiring," tandasnya.   


Saat ditanya siapa yang dimaksud ninik mamak pendukung Yassirli itu, tegas dia mengatakan, "pasti  anda sudah tahu lah" jawabnya. "Dalam waktu dekat ini saya kembali menggelar rapat dengan inti rapat membahas sikap ninik yang plin-plan itu," sambung Darman yang juga seorang penghulu adat dan ustadz itu.

Ditambahkan, kembali soal madrasah dan akte tahun 2017 Darman mengaku bahwa awalnya tidak berambisi untuk membuat akte YPIA Jorong Tantaman bahkan sebagai ketua. Dirinya hanya berniat membenahi keberadaan Mandrasah bagaimana ke depan lebih maju. 

"Coba bayangkan, murid waktu itu hanya belasan orang dan guru tidak menerima gaji, makanya saya turun tangan. Kini murid sudah 90 orang, para guru sudah terima gaji serta Mandrasah juga mendapatkan dana BOS (Bantuan Operasi Sekolah). Tapi, jika orang-orang yang mengaku pengurus atau ahli waris saat ini ingin ambil Madrasah Kampung Panjang itu, silakan saja," sebutnya. 

# GP | AN  

Post a Comment

0 Comments

PT.Andalas Nusantara Parlemen Mengucapkan, Selamat datang di Website www.goparlement.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga Anda puas, Tertanda; Rifnaldi (CE) Pimred