Jakarta(DKI). GP- Perombakan Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026) tidak hanya menghadirkan sejumlah wajah baru dan pergeseran posisi. Tiga pejabat yang sebelumnya duduk di kursi menteri juga harus meninggalkan kabinet karena tidak mendapat jabatan baru.
Tiga nama tersebut yakni Agus Gumiwang Kartasasmita, Djamari Chaniago, dan Pratikno. Ketiganya sebelumnya menduduki posisi strategis di pemerintahan Prabowo sebelum pergantian susunan kabinet dilakukan.
Reshuffle tersebut ditandai dengan pelantikan sejumlah menteri dan wakil menteri di Istana Negara, Jakarta. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026, Presiden Prabowo mengangkat sejumlah pejabat baru untuk mengisi posisi yang mengalami perubahan.
Agus Gumiwang menjadi salah satu menteri yang harus meninggalkan kabinet. Posisi Menteri Perindustrian yang sebelumnya ditempatinya kini dipercayakan kepada Muhammad Sarmuji. Dengan pergantian tersebut, Agus tidak memperoleh posisi menteri lain dalam susunan kabinet terbaru.
Agus memiliki perjalanan panjang di pemerintahan. Ia pertama kali masuk kabinet pada era Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial pada 2018. Setahun kemudian, Agus dipercaya menjadi Menteri Perindustrian dan kembali menduduki jabatan tersebut ketika Prabowo membentuk Kabinet Merah Putih pada 2024.
Setelah menjalani posisi Menteri Perindustrian dalam dua pemerintahan, Agus akhirnya tidak lagi berada di jajaran kabinet setelah reshuffle 1 Oktober 2026. Pergantian tersebut sekaligus mengakhiri masa tugasnya sebagai menteri dalam pemerintahan Prabowo.
Nama kedua adalah Djamari Chaniago. Purnawirawan TNI tersebut sebelumnya menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Djamari masuk Kabinet Merah Putih pada September 2025 untuk mengisi posisi Menko Polkam.
Dalam reshuffle terbaru, posisi Menko Polkam dialihkan kepada Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Dudung sebelumnya menjabat Kepala Staf Presiden, sementara Djamari tidak mendapatkan jabatan menteri baru setelah pergantian tersebut.
Djamari memiliki rekam jejak panjang di lingkungan TNI Angkatan Darat. Ia pernah menjabat Panglima Kodam III/Siliwangi, Pangkostrad, hingga Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Sebelum ditunjuk menjadi Menko Polkam, ia juga pernah menjalankan sejumlah tugas di luar struktur militer.
Sementara itu, nama ketiga yang keluar dari kabinet adalah Pratikno. Mantan Menteri Sekretaris Negara selama dua periode pemerintahan Joko Widodo tersebut sebelumnya dipercaya Prabowo sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Posisi Pratikno sebagai Menko PMK kini diisi Sugiono. Sugiono sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri, tetapi dalam reshuffle kali ini posisinya bergeser menjadi Menko PMK. Kursi Menteri Luar Negeri kemudian dipercayakan kepada Arrmanatha Christiawan Nasir.
Pratikno sendiri memiliki latar belakang akademik sebelum masuk pemerintahan. Ia pernah menjadi Rektor Universitas Gadjah Mada pada 2012-2014 dan kemudian dipercaya menjadi Mensesneg sejak era Presiden Jokowi. Di pemerintahan Prabowo, ia melanjutkan tugas sebagai Menko PMK sejak Oktober 2024.
Meski tidak lagi menjabat sebagai Menko PMK, Pratikno kemudian mendapat penugasan baru di luar kabinet. Pada Jumat (2/10/2026), ia dijadwalkan dilantik Presiden Prabowo sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan.
Dengan demikian, status ketiga nama tersebut berbeda setelah reshuffle. Agus Gumiwang dan Djamari Chaniago tidak memperoleh jabatan menteri baru, sedangkan Pratikno mendapat posisi baru sebagai Ketua Dewan Pertimbangan RI. Perubahan itu menjadi bagian dari penataan ulang struktur pemerintahan untuk sisa masa jabatan 2024-2029.
Reshuffle Kabinet Merah Putih kali ini juga mencakup perpindahan sejumlah pejabat lainnya. Selain pergantian di tingkat menteri koordinator, terdapat perubahan di posisi Menteri Luar Negeri, Menteri Perindustrian, serta sejumlah jabatan wakil menteri dan lembaga pemerintahan.
Perombakan kabinet tersebut menunjukkan adanya perubahan komposisi pemerintahan Prabowo setelah hampir dua tahun Kabinet Merah Putih berjalan. Sejumlah pejabat tetap bertahan dengan posisi lama, sebagian bergeser ke jabatan baru, sementara beberapa lainnya meninggalkan struktur kabinet.
#GP | DEF






Tidak ada komentar:
Posting Komentar