Reshuffle Prabowo Disorot Media Asing, Menlu dan Kapolri Berganti - Go Parlement | Portal Berita

Reshuffle Prabowo Disorot Media Asing, Menlu dan Kapolri Berganti

Kamis, Oktober 01, 2026


Jakarta(DKI). GP– Perombakan Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026) menjadi perhatian sejumlah media asing. Pergantian sejumlah pejabat strategis, termasuk Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), menjadi bagian utama dari reshuffle yang digelar di Istana Negara, Jakarta.


Dalam reshuffle tersebut, diplomat karier Arrmanatha Christiawan Nasir dilantik sebagai Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono. Sebelumnya, Arrmanatha menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri dan pernah menjadi perwakilan tetap Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.


Reuters menyoroti pergantian tersebut sebagai salah satu perubahan penting dalam pemerintahan Prabowo. Media tersebut mencatat bahwa pengangkatan Arrmanatha terjadi kurang dari tiga pekan setelah perubahan di posisi Menteri Keuangan, ketika Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.


Perubahan posisi Menlu juga membuat Sugiono berpindah jabatan menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Pergeseran itu membuat posisi strategis di bidang diplomasi Indonesia kini kembali dipimpin seorang diplomat karier.


Dalam pemberitaan Reuters, sejumlah pengamat yang dikutip menilai pengalaman diplomatik Arrmanatha dapat membawa pendekatan berbeda dalam pengelolaan politik luar negeri Indonesia. Reuters juga mencatat bahwa selama kepemimpinan Sugiono, Indonesia mengambil sejumlah langkah penting di panggung internasional, termasuk bergabung dengan BRICS dan keterlibatan dalam inisiatif terkait Gaza.


Arrmanatha sendiri menyampaikan setelah pelantikan bahwa stabilitas kawasan dan multilateralisme menjadi salah satu perhatian dalam menjalankan tugasnya sebagai Menlu. Ia juga menyatakan Indonesia masih memantau perkembangan sejumlah inisiatif internasional yang sebelumnya diikuti pemerintah.


Selain kursi Menlu, perubahan besar juga terjadi di tubuh Polri. Presiden Prabowo melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).


Komjen Pol Wahyu Hadiningrat kemudian dilantik sebagai Wakapolri. Sebelum menduduki posisi tersebut, Wahyu menjabat sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran. Suyudi merupakan lulusan Akpol 1994, sedangkan Wahyu merupakan lulusan Akpol 1992.


Pergantian Kapolri juga mendapat perhatian dalam pemberitaan media internasional karena Listyo Sigit tidak meninggalkan pemerintahan. Setelah tidak lagi menjadi Kapolri, Listyo dipercaya Presiden Prabowo untuk menduduki posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).


Media asing juga mencatat reshuffle kali ini tidak hanya menyentuh Menlu dan Kapolri. Sejumlah posisi menteri koordinator dan menteri teknis turut berubah, antara lain Bahlil Lahadalia sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Dudung Abdurachman sebagai Menko Politik dan Keamanan, serta M. Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.


CNA menyebut perombakan pada 1 Oktober 2026 sebagai reshuffle kabinet terbesar Prabowo sejauh ini. Perubahan tersebut mencakup sejumlah posisi penting di pemerintahan dan berlangsung setelah pergantian Menteri Keuangan pada September 2026.


Dengan perubahan tersebut, susunan pemerintahan Presiden Prabowo memasuki fase baru dengan sejumlah pejabat baru di posisi strategis. Pergantian Menlu, Kapolri, sejumlah Menko, serta pejabat lembaga negara menjadi bagian dari reshuffle yang berlangsung pada awal Oktober 2026.


Sorotan media asing terhadap reshuffle ini terutama tertuju pada perubahan di bidang diplomasi dan keamanan. Pengangkatan diplomat karier sebagai Menlu serta pergantian pucuk pimpinan Polri menjadi dua perubahan yang paling menonjol dalam perombakan pemerintahan kali ini.


#GP | DEF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS