Doni Hendra Jadi Sekdako, Hendri Arnis Bongkar Problem Birokrasi: Ego OPD Harus Dipangkas, Program Tak Boleh Mandek - Go Parlement | Portal Berita

Doni Hendra Jadi Sekdako, Hendri Arnis Bongkar Problem Birokrasi: Ego OPD Harus Dipangkas, Program Tak Boleh Mandek

Senin, Oktober 05, 2026


PADANG PANJANG (SUMBAR). GP — Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis resmi melantik Drs. Doni Hendra, M.M. sebagai Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Panjang, Senin (5/10/2026). Pelantikan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota itu menandai dimulainya babak baru konsolidasi birokrasi di bawah kepemimpinan Hendri Arnis–Allex Saputra.


Doni Hendra ditetapkan sebagai Sekdako definitif setelah menuntaskan seluruh tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.


Dengan pengalaman birokrasi yang cukup panjang, termasuk di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Doni Hendra dinilai memiliki modal untuk mengisi posisi strategis sebagai pengendali administrasi pemerintahan sekaligus koordinator utama perangkat daerah.


Kariernya di Pemprov Sumbar antara lain bersentuhan dengan urusan pemberdayaan pemuda di Dinas Pemuda dan Olahraga hingga dipercaya menduduki jabatan Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata pada Dinas Pariwisata Sumbar.


Namun, di hadapan Sekdako baru, Hendri Arnis tidak memberikan ruang untuk sekadar bekerja secara administratif.


Wali Kota menegaskan, Sekda harus menjadi motor penggerak birokrasi, sekaligus jembatan yang mampu menerjemahkan arah politik pemerintahan daerah ke dalam kerja profesional ASN.


“Saudara harus mampu menjadi motor akselerasi pencapaian program-program unggulan yang telah menjadi komitmen kepala daerah,” tegas Hendri.


Mandat tersebut sekaligus menjadi tantangan pertama bagi Doni Hendra: menggerakkan seluruh OPD agar tidak berjalan sendiri-sendiri.


Hendri meminta Sekdako mampu mengorkestrasi seluruh perangkat daerah, memperkuat koordinasi lintas sektor, memangkas ego sektoral, serta memastikan setiap program pemerintah bermuara pada hasil yang dapat dirasakan masyarakat.


Menurutnya, birokrasi tidak boleh berhenti pada rutinitas administrasi dan serapan anggaran. Setiap perangkat daerah harus memahami target, bekerja berdasarkan fungsi, dan mempertanggungjawabkan hasilnya.


Sedikitnya ada tiga penekanan utama yang diberikan Hendri kepada Sekda dan seluruh pimpinan OPD.


Pertama, memperkuat disiplin ASN sebagai fondasi budaya kerja dan integritas birokrasi. Kedua, mengoptimalkan target kinerja dengan orientasi pada hasil nyata bagi masyarakat. Ketiga, memperjelas pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan maupun pekerjaan yang justru terbengkalai.


Hendri juga meminta Sekdako segera menyusun peta persoalan strategis Kota Padang Panjang. Sejumlah isu yang disorot antara lain penataan ruang, pengelolaan sampah, kemiskinan hingga perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika.


Pesan tersebut memperlihatkan bahwa Sekda baru tidak hanya dituntut menjadi administrator pemerintahan, tetapi juga menjadi simpul koordinasi untuk menyelesaikan persoalan lintas sektor yang selama ini membutuhkan kerja bersama antar-OPD.


Doni Hendra menyatakan siap menjawab tantangan tersebut.


Usai dilantik, ia menegaskan akan segera melakukan konsolidasi internal dan merapatkan barisan birokrasi.


“Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.


Doni juga menyatakan siap memangkas ego sektoral antar-OPD dan memperkuat koordinasi lintas sektor agar program-program unggulan pemerintah daerah dapat direalisasikan secara cepat, tepat dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.


Dengan dilantiknya Doni Hendra sebagai Sekdako definitif, bola kini berada di tangan birokrasi. Tantangannya bukan lagi sekadar memastikan administrasi pemerintahan berjalan, tetapi seberapa cepat mesin birokrasi mampu menerjemahkan janji dan program kepala daerah menjadi hasil yang benar-benar dirasakan warga.


Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Sekdaprov Sumatera Barat Arry Yuswandi, mantan Pj. Sekdako Kuartini Deti Putri, Ketua Komisi III DPRD Padang Panjang Mahdelmi, unsur Forkopimda serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang.


#GP | Ce

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JMSI

Pages

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS