PADANG PANJANG (SUMBAR).GP — Polres Padang Panjang menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pemerintah Bersama Masyarakat dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Guna Pemulihan Ekonomi Masyarakat di Wilayah Hukum Polres Padang Panjang”, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Tathya Dharaka Polres Padang Panjang itu dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat, kelompok tani, serta pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pemulihan ekonomi masyarakat.
FGD dihadiri Direktur Binmas Polda Sumbar Kombes Pol. Yudi Rumantoro, S.H., S.I.K., M.Si., Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K., Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Wakapolres Padang Panjang Kompol Sugianto, S.H., M.H., jajaran pejabat utama Polres Padang Panjang, para lurah se-Kota Padang Panjang, wali nagari se-Kecamatan Batipuh, Batipuh Selatan dan X Koto, personel Dit Binmas Polda Sumbar, Bhabinkamtibmas, serta kelompok tani.
Sejumlah narasumber turut memberikan materi, di antaranya Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang Drh. Varia Warvis, M.Ec., Dev., Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Thorry Ansabri Zulkarnain, S.T., Kabid Peternakan Drh. Wahid, serta Ketua LKAAM Kota Padang Panjang Syahrial Dt. Pandak.
Dalam sambutannya, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi menegaskan bahwa ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, tidak hanya pemerintah.
“Ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Melalui sinergi dan kolaborasi, potensi yang ada dapat kita optimalkan sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pemulihan ekonomi,” ujar Wisnu Hadi.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian, peternakan, UMKM pangan, serta berbagai potensi ekonomi lokal.
Menurutnya, penguatan sektor-sektor tersebut tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat.
FGD kemudian dibuka oleh Dir Binmas Polda Sumbar Kombes Pol. Yudi Rumantoro. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari para narasumber serta sesi tanya jawab dan diskusi bersama peserta.
Berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat turut dibahas dalam forum tersebut, mulai dari sektor pertanian dan peternakan hingga pengembangan usaha pangan. Pembahasan diarahkan pada upaya mengidentifikasi potensi sekaligus mencari solusi terhadap kendala yang selama ini dihadapi masyarakat.
Selain itu, forum mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan, sumber daya, sarana produksi, potensi pangan lokal, hingga akses pemasaran hasil produksi.
Penguatan kelembagaan kelompok tani, pengembangan UMKM pangan, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan usaha produktif juga menjadi bagian penting dalam pembahasan. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka ruang ekonomi baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Melalui FGD ini, Polres Padang Panjang bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program yang terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan FGD berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif.
#GP | Ce






Tidak ada komentar:
Posting Komentar